Bensin Jenis Baru, Tidak di Subsidi Pemerintah
Wapres Jusuf Kalla

Bensin Jenis Baru, Tidak di Subsidi Pemerintah

Harianlampung.co.id – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, bahwasannya untuk bahan bakar minya jenis terbaru itu tidak akan di subsidi oleh pemerintah. BBM atau bensin jenis baru tersebut bernama peralite yang rencananya mulai dipasarkan pada bulan Mei mendatang.

Pertalite ini akan dipasarkan dan kandungan oktan didalamnya lebih tinggi dibandingkan premium biasa atau RON 88, namun ini masih dibawah pertamax.

“Tidak, yang disubsidi yang premium kan, tetapi masih di bawah harga pertamax,” kata Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Jumat (17/4/2015).

Menurutnya, kualitas Pertalite lebih baik dibandingkan premium yang biasa digunakan, pertalite juga disebutkan lebih aman bagi mesin.

“Selama ini kan memang banyak dikritik bahwa kualitas premium itu yang terendah, kemudian dikasih RON yang lebih tinggi di bawah pertamax. Memang harganya disesuaikan. Itu untuk keamanan mesin mobil itu sendiri kan,” ujar dia.

Menurut Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang, Pertalite ini adalah produk transisi yang digunakan untuk penghapusan BBM jenis premium yang berangka oktan 88.

Untuk masalah harga, diprediksi mungkin berkisar antarah harga premium Rp 7.400 per liter dan juga pertamax Rp 8.600 perliternya.

Jika benar harganya antara Rp 7.400 dan Rp 8.600 per liter, maka pertalite tentu lebih kompetitif dari Super yang dijual Shell. Untuk diketahui, harga Super dibanderol Rp 8.700 per liter.


Ragil wk on facebook
Ragil wk
"Kita tidak bisa hidup sendiri :)"
Semua hal yang pasti, memiliki ketentuan yang pasti pula.

Komentar Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *