Berita Uang Pecahan 200 Ribu Hanyalah Hoax!!!
Berita Uang Pecahan 200 Ribu Hanyalah Hoax!!!

Berita Uang Pecahan 200 Ribu Hanyalah Hoax!!!

HarianLampung.co.id – Kehebohan mengenai peredaran Uang Pecahan 200 Ribu yang sempat ramai diperbincangkan nyatanya hanyalah berita hoax semata. Bahkan sebenarnya berita mengenai kehadiran uang pecahan terbaru dengan nominal besar ini sempat booming di bulan Februari 2016 kemarin.

Namun kini kehebohan kembali terjadi setelah isu mengenai kehadiran dan peredaran pecahan 200 ribu kembali dihembuskan. Tak pelak media sosialpun menjadi ramai dengan topik pembahasan tersebut dengan beberaga capture gambar yang diduga sebagai salah satu pecahan 200 ribu.

Kabar tersebut rupanya langsung mendapatkan respon dari pihak Bank Indonesia (BI) selaku otoritas dalam penerbitan uang di tanah air, melalui Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Tirta Sagara mengatakan, sebagai lembaga yang memiliki otoritas mengeluarkan uang sebagai alat pembayaran, BI tidak pernah mengeluarkan uang kartal dengan nilai pecahan lebih dari Rp 100.000,00.

“Jadi informasi itu tidak benar.   Bank Indonesia menyatakan bahwa informasi tersebut sama tidak benar. Saat ini, uang Rupiah pecahan terbesar adalah Rp 100.000,” kata Tirta, seperti dikutip merdeka.com.

Tirta meminta masyarakat waspada tentang segala hal terkait peredaran uang. Bank Indonesia, katanya, selalu member informasi kepada masyarakat terkait informasi yang menyangkut tentang mata uang.

BI tidak menerbitkan uang pecahan Rp 200.000, tapi telanjur beredar luas di media sosial, apa yang terjadi dinyatakan bukan tindakan BI.

Tirta menyatakan, kemunculan pecahan uang kertas dengan pecahan Rp 200 ribu tersebut dilakukan pihak-pihak yang kurang bertanggung jawab. Sebab selama ini, BI memiliki aturan jika ingin mengeluarkan pecahan baru dari mata uang rupiah.

“Untuk tiap uang pecahan baru yang dikeluarkan, Bank Indonesia akan mengeluarkan pernyataan resmi di media massa dan website www.bi.go.id,” ungkap Tirta.

Uang pecahan Rp 200.000 yang diunggah beberapa masyarakat di jejaring sosial bergambar orang sedang menaiki kuda dengan kombinasi warna ungu kuning dan putih.


Nuri Agustina on facebook
Nuri Agustina
Berawal dari banyaknya isu rasis yang berkembang dan saya alami dibangku sekolah, tentunya bayang-bayang akan perpecahan dikalangan masyarakat tanah air yang nota bene memiliki banyak sekali suku dan budaya seringkali menganggu jalan fikiran, hal tersebut yang mendorong saya untuk terus berkarya di kategori Nasional dengan harapan tak ada lagi isu seperti itu dan kembali membangkitkan semangat Nasionalisme.

Komentar Facebook