Esemka Kini Diperebutkan 3 Perusahaan
Esemka Kini Diperebutkan 3 Perusahaan

Esemka Kini Diperebutkan 3 Perusahaan

Harianlampung.co.id – Lama tak terdengar kabarnya, Mobil Esemka sekarang diperebutkan tiga perusahaan sekaligus. Mobil itu adalah mobil yang dirakit oleh anak-anak SMK di Solo.

Perusahaan yang berminat untuk meminang Esemka, dua diantaranya adalah perusahaan besar dan internasional.

“Iya kami memang tengah melakukan pembicaraan dengan beberapa perusahaan baik dari dalam maupun luar negeri. Jumlahnya banyak,” ujar Humas PT Solo Manufaktur Kreasi Dwi Budhi Martono.

Selama ini menurut penuturan Toto, pihaknya sudah memproduksi secara massal mobil itu. Untuk jenis atau varian dari mobil yang dibuat itu tergantung dari pemesanan yang diinginkannya. Hingga kini, tak kurang dari 150 unit dari berbagai macam varian tengah dikerjakan oleh Esemka.

“Nah, dalam pengerjaan dan paska pengerjaan itu kan butuh penyempurnaan atau tindak lanjut, sehingga produk akan semakin bagus. Di sinilah dibutuhkan banyak mitra,” kata dia.

Berikut profil perusahaan-perusahaan yang meminang untuk bekerja sama dengan Esemka:

1. Garansindo Inter Global

PT Garansindo Inter Global merupakan perusahaan lokal yang biasa mengimpor mobil-mobil keluaran Fiat Chrysler Automobiles (FCA). Merek yang mereka bawa adalah Jeep, Chrysler, Dodge, Alfa Romeo, dan Fiat. Merek-merek premium itu sukses mereka jual sampai sekitar 1.500 unit per tahun.

Bulan Februari lalu saat pemerintah mengumumkan pengembangan Esemka yang membutuhkan Rp 100 miliar, Garansindo langsung menyambar kesempatan ini.

CEO PT Garansindo Inter Global Muhammad Al Abdullah menyanggupi suntikan modal Rp 100 miliar untuk Esemka. Sayang minat investasi Garansindo di Esemka belum terwujud karena keduanya belum bertemu secara langsung.

“Kita sudah siap investasi, dan lain-lain untuk support kerja sama dengan Esemka, setelah hasil pembicaraan lewat telepon beberapa bulan lalu, namun sampai saat ini, tidak ada sambutan positif dari Esemka untuk merealisasikan pertemuan tersebut,” ujar Memet, panggilan Muhammad pada detikOto.

2. BAIC

BAIC adalah perusahaan otomotif yang merupakan salah satu dari top 5 di Tiongkok. Dikutip dari situs resminya, BAIC memiliki sekitar 90.000 karyawan dengan dengan markas di Beijing.

Namun BAIC juga memiliki pusat desain Turin Styling Center di Italia. BAIC per tahun 2014 menjadi pabrikan mobil terbesar keempat di Tiongkok dengan angka penjualan 2,4 juta unit. BAIC mulai berdiri setelah membentuk kerja sama dengan Chrysler yang memiliki Jeep pada 1984.

BAIC juga sempat bekerja sama dengan Hyundai untuk memproduksi mobil Hyundai di Tiongkok. Kemudian pada 2010, BAIC mulai memproduksi mobil sendiri dengan tim desain di Italia.

BAIC kini sudah mengekspor mobil ke Brasil, Meksiko, Rusia dan Amerika Selatan. Line up mobilnya cukup lengkap mulai dari konvensional sampai mobil listrik.

3. Perusahaan AM Hendropriyono

Perusahaan yang didirikan mantan Kepala BIN AM Hendropriyono masuk daftar terakhir perusahaan yang memiliki minat dengan Esemka.

Tadinya perusahaan Hendropriyono ini bermitra dengan Proton Malaysia. Kerja sama dievaluasi selama 6 bulan.

Yang menarik adalah soal nama perusahaan, saat menggandeng Proton adalah PT Adiperkasa Citra Lestari, namun di situs resminya, perusahaan ini kemudian langsung berubah nama menjadi PT Adiperkasa Citra Esemka.

Dengan Edi Yosfi sebagai Komisaris Utama dan AM Hendropriyono sebagai Direktur Utama. Hendropriyono di situs ACE disebutkan pernah menjadi Preskom PT Kia Mobil Indonesia pada 1999-2001.

Namun Hendropriyono membantah mobil yang akan dibangunnya adalah mobil nasional.

“Sudah beberapa kali dibilang, itu bukan Mobnas (mobil nasional). Itu salah paham saja. Dikira kita seperti Proton (Mobnas) bagi Malaysia. Mobil yang akan kita bangun adalah made in Indonesia, titik,” ujarnya.


Ragil wk on facebook
Ragil wk
"Kita tidak bisa hidup sendiri :)"
Semua hal yang pasti, memiliki ketentuan yang pasti pula.

Komentar Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *