Gempa 5,7 SR Guncang Yogyakarta dan 15 Kota di Jawa Tengah
Gempa Bumi di Indonesia

Gempa 5,7 SR Guncang Yogyakarta dan 15 Kota di Jawa Tengah

HarianLampung.co.id – Yogyakarta pagi tadi dikabarkan kembali diguncang Gempa berkekuatan 5,7 SR yang sebelumnya telah diinformasikan oleh pihak Badan Nasiolan Penanggulangan Bencana. Tak cukup sampai disitu, gempa yang terjadi sekitar Sabtu subuh (25/07/2015) juga turut dirasakan hingga 15 Kota yang berada di Jawa Tengah.

Hal tersebut turut dibenarkan oleh Sutopo selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPM yang menuturkan, beberapa daerah di Jawa Tengah juga turut merasakan dampak dari gempa yang mengguncang Yogyakarta subuh tadi dengan kekuatan 5,7 SR.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengonfirmasikan dampak gempa 5,7 SR yang terjadi subuh tadi, Sabtu (25/7), ke beberapa Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat. Menurut keterangan BPBD, gempa dirasakan sedang hingga kuat di 15 kota di Jawa Tengah. Beberapa wilayah tersebut termasuk Tasikmalaya, Ciamis, Cilacap, Kebumen, Gunung Kidul, Bantul, Prambanan Klaten, Solo, Magelang, Wonogiri, Pacitan dan Ponorogo. (Bada juga: Gempa 5,7 SR Tak Potensi Tsunami Landa Yogyakarta).

Berdasarkan pantauan yang dilakukan oleh BPBD daerah setempat yang menuturkan pusat gempa berada di empat titik yang berbeda yakni 111 km tenggara Ciamis Jawa Barat, 115 km tenggara Cilacap, 117 km barat daya Kebumen Jawa Tengah, dan 147 km barat daya Yogyakarta. Pusat gempa tersebut tidak berada di jalur subduksi atau pertemuan lempeng Hindia Australia dan lempeng Eurasia, melainkan di sisi dalam lempeng Eurasia.

“Wilayah selatan Pulau Jawa adalah daerah rawan gempa dan tsunami. Aktifnya jalur subduksi tersebut bergerak rata-rata 5-7 cm per tahun ke arah timur laut-Utara,” kata Sutopo.

Menurutnya, potensi gempa maksimum di Jawa atau di selatan Jawa sekitar 8,1 hingga 8,2 SR. Dari Selat Sunda hingga Bali sepanjang jalur Jawa, megathrust atau gempa maksimum tersebut baru terjadi di selatan Pangandaran pada 2006 (7,8 SR) dan selatan Banyuwangi pada 1994 (7,8 SR). Gempa di kedua daerah tersebut menghasilkan tsunami dan terjadi dalam kurun waktu 165 tahun terakhir.


Ragil wk on facebook
Ragil wk
"Kita tidak bisa hidup sendiri :)"
Semua hal yang pasti, memiliki ketentuan yang pasti pula.

Komentar Facebook