KPK : Koruptor bukan Maling Ayam
Pelaksana tugas Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Johan Budi S.P

KPK : Koruptor bukan Maling Ayam

Harianlampung.co.id –┬áJohan Budi S.P selakut Pelaksana tugas(Plt) Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Johan Budi S.P. menegaskan, bahwa koruptor tak bisa disamakan dengan maling ayam. Sebab, perbuatan yang dilakukan koruptor akan berdampak luas hingga keseluruh elemen kehidupan.

“Pengetatan remisi bagi para koruptor untuk memberi efek jera. Koruptor dan maling ayam tak bisa disamakan,” kata Johan di Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur, Selasa, 17 Maret 2015.

Menurut berita yang dilansir Tempo.co, Pernyataan Johan menanggapi rencana Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 tentang syarat dan tata cara pelaksanaan hak warga binaan pemasyarakatan.

Peraturan itu mengatur pengetatan pemberian remisi bagi narapidana kasus pidana luar biasa, seperti korupsi. Pengetatan ini, kata Johan, bertujuan memberi efek jera kepada koruptor agar tak mengulangi perbuatan korup. “Jika ada revisi, itu berarti langkah mundur,” katanya.

Revisi tersebut, kata dia, mengatur bahwa yang menentukan ihwal remisi adalah Kementerian Hukum dan HAM. Sejauh ini, dia melanjutkan, belum ada pembicaraan antara Kementerian dan KPK tentang rencana revisi tersebut.


Ragil wk on facebook
Ragil wk
"Kita tidak bisa hidup sendiri :)"
Semua hal yang pasti, memiliki ketentuan yang pasti pula.

Komentar Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *