Luhut Panjaitan : Presiden Juga Manusia yang Bisa Keliru
Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Panjaitan

Luhut Panjaitan : Presiden Juga Manusia yang Bisa Keliru

Harianlampung.co.id – Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Panjaitan menilai sangat memaklumi jika Presiden Joko Widodo tak mengetahui soal kenaikan uang muka bagi mobil pejabat negara. Menurutnya, Jokowi tidak bermaksud menyalahkan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro yang kala itu melakukan kajian teknis, atas usulan kenaikan itu. Hanya saja, Presiden mempercayakan bawahannya sehingga dokumen yang diajukan ditandatangani tanpa dilihat terlebih dahulu satu persatu.

“Bukan menyalahkan, memang benar kalau itu sih. Saya pun tanda tangan kalau sudah diparaf semua. Ya, tanda tangan bisa saja keliru, masa presiden enggak boleh keliru,” kata Luhut di Istana Kepresidenan, Senin (6/4/2015).

Luhut Panjaitan juga mengungkapkan ikut merasakan risiko yang sedang dihadapi Bapak Presiden saat ini, dan ia juga memaklumi jika presiden kurang teliti dalam membaca ata melihat sebuah dokumen. Terkadang, untuk menandatangani dokumen yang cukup banyak, pimpinan telah mempercayai anak buahnya untuk mencermati dokumen tersebut.

“Kalau kamu sudah pejabat sekelas beliau, saya saja di kantor kalau (dokumen) sudah diparaf 3-4 paraf begitu, ya sudah percaya. Teken saja,” katanya.

Luhut juga menjelaskan, bahwasannya uang muka untuk mobil ini sebenarnya diperlukan oleh para Anggota DPR dan memang sudah ada mekanismenya sejak dahulu. Namun, ia juga mengakui bahwa momentum pemerintah menaikan uang muka mobil pejabat kurang tepat.

Setelah kegaduhan dan polemik yang beredar dimasyarakat, Luhut berpendapat bahwa Presiden Jokowi bisa saja untuk menarik kembali Perpres mengenai kenaikan uang muka. “Beliau bilang bisa mekanisme proses pengambilan keputusan yang keliru, ya kan tidak salah kalau dicabut,” ujar dia.


Ragil wk on facebook
Ragil wk
"Kita tidak bisa hidup sendiri :)"
Semua hal yang pasti, memiliki ketentuan yang pasti pula.

Komentar Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *