Media Islam di Blokir, Ini Tanggapan Salah Satu Pimpinan Redaksi
Media Islam di Blokir, Ini Tanggapan Salah Satu Pimpinan Redaksi

Media Islam di Blokir, Ini Tanggapan Salah Satu Pimpinan Redaksi

Harianlampung.co.id – Baru-baru ini kita dengar kabar yang mengejutkan pada dunia pers, dimana media Islam banyak yang di blokir karena dianggap menyebarkan aliran radikal.

Menganggapi hal tersebut, Pimpinan Redaksi dakwatuna.com, Samin Barkah meminta penjelasan terkait pemblokiran media Islam yang dikelolanya. Pihaknya tidak pernah di konfirmasi atas pemblokiran tersebut.

“Tidak ada pemberitahuan, ibaratnya enggak ada asap enggak ada apa-apa. Tunjukkan oleh pemerintah, mana yang mengajarkan paham radikal,” kata Samin saat dihubungi merdeka.com, Selasa (31/3).

Menurutnya, Pemerintahan Jokowi telah melakukan penindasan kepada rakyak kecil dengan diadakannya kebijakan pemblokiran situs-situs Islam ini. Pemblokiran tersebut dianggap sebagai tanda pemerintah memiliki sifat otoriter.

“Penguasa sekarang ini zalim. Golkar yang besar saja diacak-acak apalagi media Islam yang kecil,” terang dia.

Dia juga mengatakan pada era demokrasi ini paham apa pun seharunya boleh berkembang di dunia. Tetapi, jika berhubungan dengan pers maka harus mematuhi kode etik jurnalistik.

Seperti dilansir merdeka.com, “Siapa pun boleh bahkan komunis silakan, kami muslim nyebarin nilai-nilai Islam, kalau mau tanding silakan saja tapi kode etik dijaga. Apa kebebasan pers mau balik lagi mundur, mungkin sekarang media Islam bisa jadi nanti media massa nasional mengkritik pemerintah yang diblokir,” pungkas dia.


Ragil wk on facebook
Ragil wk
"Kita tidak bisa hidup sendiri :)"
Semua hal yang pasti, memiliki ketentuan yang pasti pula.

Komentar Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *