Menkeu : Yunani Bangkrut, Indonesia Tak Masalah

Menkeu : Yunani Bangkrut, Indonesia Tak Masalah

Harianlampung.co.id –┬áMenteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menerangkan, terjadinya kebangkrutan terhadap negara Yunani tidak akan mempengaruhi kondisi perekonomian Indonesia, termasuk juga obligasi Euro (Euro Bond) Indonesia. Menurutnya, dampak yang akan ditimbulkan dari bangkrutnya negara itu hanya akan memberikan dampak negatif terhadap pasar global.

“Pengaruhnya bukan ke Euro Bond kita,” ujar Menteri Bambang di Jakarta, Kamis (2/7).

Bambang mengungkapkan bakan terus memantau perkembangan kondisi dari Yunani. Pada 5 Juli mendatang, negara tersebut bakal menggelar referendum atau voting suara terkait penerimaan bantuan dari Eropa serta IMF. Dengan begitu, pemerintah Indonesia masih enggan terburu-buru untuk mengeluarkan Euro Bond.

“Artinya kalau tidak ada gonjang ganjing Yunani saya rasa over subscribe nya pasti tinggi (Euro Bond Indonesia). Itu sudah pasti, karena dari indikasi pasar yang kita kumpulkan,” jelas dia yang dikutip dari merdeka.com.

“Jadi, ini lebih ke faktor sentimen negatif di pasar, pengaruhnya bukan terhadap surat utang kita atau terhadap ekonomi kita,” ungkapnya.

Yunani kini telah resmi menjadi negara bangkrut, ini dikarenakan karena negara tersebut tidak mampu membayar hutangnya senilai USD 1,7 miliar atau setara dengan Rp 22,7 triliun ke International Mnetary Fund (IMF) yang telah jatuh tempo pada tanggal 30 Juni 2015 lalu.

Dengan begitu, Yunani merupakan negara maju yang pertama kali gagal bayar utang ke IMF.

Sebenarnya Yunani masih dapat melunasi utangnya jika negara itu mau menggunakan dana bantuan dari tiga serangkai Uni Eropa, ECB, serta IMF senilai Rp 108 triliun. Namun, Yunani menolak karena IMF mengajukan persyaratan yang diantaranya adlah pengurangan anggaran untuk gaji PNS dan menaikkan pajak di Yunani.

Perdana Menteri Yunani, Alexis Tsipras telah mengeluarkan kebijakan, hal ini dilakukan untuk menyelenggarakan referendum atau voting suara rakyat terhadap tawaran baru dari Eropa dan IMF pada hari minggu ini.


Activian Grapiter on facebook
Activian Grapiter
Sebagai seorang penggiat seni tentunya dituntun memiliki gaya berfikir luas dan terbuka, hal tersebut coba saya aplikasikan kedalam hidup dimana kemandirian dari seorang penggiat seni juga menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan bukan hanya dari sisi kesenian, hal tersebut yang membuat saya tertarik untuk terus berinovasi bersama ide yang saya miliki untuk mengembangkan dalam dunia sastra khususnya menulis.

Komentar Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *