Pejabat Pemprov di usir Panitia Hak Angket DPRD pada saat Rapat
Pejabat Pemprov di usir Panitia Hak Angket DPRD pada saat Rapat, Kompas.com/Alsadad Rudi

Pejabat Pemprov di usir Panitia Hak Angket DPRD pada saat Rapat

Harianlampung.co.id – Heru Budi Hartono selaku Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) beserta jajarannya diusir oleh Panitia hak angket DPRD DKI Jakarta pada saat rapat hak angket yang digelar di Gedung DPRD DKI, Rabu (11/3/2015).

Ini disebabkan karena, panitia hak angket tidak merasa mengundang Heru beserta jajarannya. Menurut informasi, rapat hak angket yang digelar hari ini, pihak yang di undang panitia adalah konsultan e-budgeting.

Rapad digelar di Gedung DPRD DKI dan dimulai sekitar pukul 11.10, dan tak lama setelah rapat dimulai, Heru Budi Hartono menyampaikan bahwa kejadirannya adalah dalam kapasitas sebagai kepala BPKD sekaligus anggota dari tim anggaran pemeringath daerah (TAPD).

Mendengan penjelasan dari Heru, Mohamad Sangaji selaku ketua panita hak angket menanyakan apakah konsultan e-budgeting ikut serta dalam rombongan Heru. Dan setelah mengetahui bahwa ada anggota konsultan yang menghadiri rapat, barulah kemudian meminta afar heru beserta jajarannya untuk meninggalkan ruang rapat.

Seperti yang dilansir media Kompas.com, Seorang Panitia Hak Angket mengatakan “Dengan segala hormat, karena kami hanya mengundang tim ahli e-budgeting, bukan SKPD, jadi kami mempersilakan pihak yang tidak diundang untuk meninggalkan ruang rapat,” kata pria yang akrab disapa Ongen itu.

Mendengar pernyataan tersebut, Heru terlebih dahulu berdiskusi secenak dengan para anak buahnya. Setelah itu, ia bangkit dari tempat duduk dan menyalami Ongen beserta anggota DPRD lainnya untuk kemudian meninggalkan ruang rapat.

Mendengar pernyataan itu, Heru sempat berdiskusi sejenak dengan para anak buahnya. Setelah itu, ia bangkit dari tempat duduk dan menyalami Ongen beserta anggota DPRD lainnya untuk kemudian meninggalkan ruang rapat.

Seperti yang dijanjikan, rapat hak angket yang digelar hari ini berlangsung terbuka. Sejumlah wartawan diperkenankan untuk masuk dan meliput jalannya rapat. Para anggota DPRD yang hadir di antaranya Bestari Barus, Abdul Ghoni, Prabowo Soenirman, dan Tubagus Arief. Sementara itu, konsultan e-budgeting yang datang hanya satu orang, yakni Gagat.


Ragil wk on facebook
Ragil wk
"Kita tidak bisa hidup sendiri :)"
Semua hal yang pasti, memiliki ketentuan yang pasti pula.

Komentar Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *