Presiden Tak Tahu Perpes yang di Tandatanganinya, Wajarkah?
Presiden Joko Widodo

Presiden Tak Tahu Perpes yang di Tandatanganinya, Wajarkah?

Harianlampung.co.id – Terdengar sedikit aneh memang jika seorang Presiden tidak mengetahui Perpres yang ditandatangainya atau yang disetujuinya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyalahkan Menteri Keuangan terkait munculnya peraturan presiden mengenai kenaikan tunjangan uang muka kendaraan bagi pejabat negagara. Seorang Presiden seharunya bertanggung jawab penuh atas Perpres yang ditandatanganinya.

“Makin menakutkan nih Pak Presiden, masa enggak tahu isi yang dia tanda tangani,” kata pengamat politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, kepada Kompas.com, Senin (6/4/2015).

Hendri mengatakan, Presidan tidak seharunya melempar tanggung jawab begitu saja terhadap menteri atas keputusan yang menjadi wewenangnya. Untuk tidak mengulangi kesalahan, seharunya Bapak Presiden menlaah terlebih dahulu perjalanan setiap keputusan yang akan diambil.

“Ada kementerian yang mengajukan dan ada kementerian yang bertugas me-review. Perlu juga diingat bahwa kebijakan DP mobil sudah dimulai sejak zaman SBY,” katanya.

Terlepas dari itu, Hendri juga mempermasalahkan gaya komunikasi politik yang dilontarkan Presiden yang terlihat sangat mudah mengaku tidak membaca isi perpres dan menyalahkan menterinya. Menurut ia, sikap tersebut tidak menggambarkan sesosok pemimpin yang memiliki jiwa kepemimpinan.

“Jokowi perlu dengan cepat menyesuaikan diri sebagai Presiden, terutama komunikasi politik kepada publik. Keliru bila benar Presiden mengungkapkan bahwa tidak paham isi perpres,” kata Hendri.


Ragil wk on facebook
Ragil wk
"Kita tidak bisa hidup sendiri :)"
Semua hal yang pasti, memiliki ketentuan yang pasti pula.

Komentar Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *