Profil Biografi Tatang Koswara Legendaris Penembak Jitu Indonesia
Profil Biografi Tatang Koswara Legendaris Penembak Jitu Indonesia

Profil Biografi Tatang Koswara Legendaris Penembak Jitu Indonesia

Harianlampng.co.id – Profil Biografi Tatang Koswara Legendaris Penembak Jitu Indonesia. Berita yang dikabarkannya Tatang Penembak Jitu (Sniper) berasal dari Indonesia ini Wafat, ketika perjalanan ke rumah sakit setelah mengikuti acara Hitam Putih di Trans 7. Perjalanan yang dilakukan beliaupun sangat membanggakan, selain menjadi penembak jitu di Indonesia beliau pun menjadi urutan ke 13 Dunia.

Indonesia sangat beruntung memiliki Tatang Koswara yang merupakan anggota TNI dan menjadi salah satu penembak jitu yang dimiliki oleh indonesia pada zamannya. Beliau sangat disegani oleh semua orang, tersemasuk Indonesia. Tatang dikenal sebagai sniper terbaik yang dimiliki oleh indonesia. Siapa yang tak mengenalnya ketika zaman perang dulu.

Kebanggaan Indonesia berawal dari beliau yang pernah ikut membela tanah air ketika terjadi perang di timor timur dan menjadi anggota TNI yang paling ditakuti oleh musuhnya dan teman-temannya. Seorang Tatang Koswara mampu menyaingi perang di Timor – timur dengan keahliannya menjadi penembak jitu. Banyak yang mencari tau siapa tatang koswara, karena baru-baru ini ada kabar bahwa dirinya telah meninggal dunia setelah mengikuti acara hitam putih. Oleh karena itu bang tarik mencoba memberikan profile dan biografi singkat mengenai Tatang Koswara.

Pria kelahiran medan pada 12 Desember 1946 ini memang memiliki semangat juang yang tinggi. Itu terbukti setelah ia bergabung dan menjadi komando pasukan khusus yang diberi tugas untuk mengamankan timor timur pada waktu itu. Sebagai seorang penembak jitu dan tugas kemiliteran yang beliau emban kan tersebut mampu membuat Indonesia berduka, serta prinsip yang dimilikinya menjadi perinsip yang harus di contoh terhadap generasi pemuda di Indonesia kelak.


Activian Grapiter on facebook
Activian Grapiter
Sebagai seorang penggiat seni tentunya dituntun memiliki gaya berfikir luas dan terbuka, hal tersebut coba saya aplikasikan kedalam hidup dimana kemandirian dari seorang penggiat seni juga menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan bukan hanya dari sisi kesenian, hal tersebut yang membuat saya tertarik untuk terus berinovasi bersama ide yang saya miliki untuk mengembangkan dalam dunia sastra khususnya menulis.

Komentar Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *