Profil Foto Dena Rachman Mantan Artis Cilik Transgender
Profil Foto Dena Rachman Mantan Artis Cilik Transgender

Profil Foto Dena Rachman Mantan Artis Cilik Transgender

HarianLampung.co.id – Nama Dena Rachman saat ini memang tengah populer dikalangan media, terlebih lagi keputusannya dalam memilih jalan transgender yang bisa dikatakan cukup kontreversial jelas semakin membuatnya ramai diperbincangkan.

Belakangan Dena Rachman yang notabene merupakan salah satu mantan artis cilik era 90an telah mengklarifikasi berita mengenai kebenaran tersebut dan hasilnya memang dena mengakui telah melakukan sejumlah operasi untuk memaksimalkan dirinya sebagai seorang laki-laki.

Dena Rachman mendapatkan banyak komentar oleh netizen terkait keputusannya menjadi transgender. Selain itu postingannya yang kerap berfoto seksi juga menuai beragam komentar.

Namun, mantan artis cilik ini tampaknya tak mau ambil pusing terkait berbagai komentar miring yang ditujukan pada dirinya. “Banyak komentar karena ya aku apa adanya,” ujar Dena Rachman seperti dikutip Go Spot, RCTI.

Dirinya sudah mulai nyaman menjalani hidup sebagai seorang wanita setelah menjalani operasi beberapa waktu lalu. Kini, Dena sudah lebih enjoy dalam menjalani hidup sebagai seorang wanita.

Profil Foto Dena Rachman

Nama Sebelum Transgender: Renaldy Rachman
Nama Setelah Transgender : Dena Rachman
Tanggal Lahir: 30 Agustus 1987
Tempat Lahir: Jakarta, Indonesia
Pendidikan: SMAN 6 Jakarta Selatan, FISIP UI jurusan komunikasi , MBA in Design, Fashion & Luxury Goods di Alma Graduate School – University of Bologna, Italia.
Zodiac : Virgo
Agama : Islam

Akun Sosial Media

  • Instagram : instagram.com/denarachman
  • Twitter : https://twitter.com/denarachman

Keluarga Dena Rachman

  • Ayah: Acan Rachman
  • Ibu: belum ada sumber

Foto Dena Rachman Pasca Operasi

Profil Foto Dena Rachman Mantan Artis Cilik Transgender

Profil Foto Dena Rachman Mantan Artis Cilik Transgender


Nuri Agustina on facebook
Nuri Agustina
Berawal dari banyaknya isu rasis yang berkembang dan saya alami dibangku sekolah, tentunya bayang-bayang akan perpecahan dikalangan masyarakat tanah air yang nota bene memiliki banyak sekali suku dan budaya seringkali menganggu jalan fikiran, hal tersebut yang mendorong saya untuk terus berkarya di kategori Nasional dengan harapan tak ada lagi isu seperti itu dan kembali membangkitkan semangat Nasionalisme.

Komentar Facebook