Shutt!!! Ada Menteri yang Menjelekkan Presiden Jokowi di Belakang
Shutt!!! Ada Menteri yang Menjelekkan Presiden Jokowi di Belakang

Shutt!!! Ada Menteri yang Menjelekkan Presiden Jokowi di Belakang

HarianLampung.co.id – Isu Reshufle sepertinya bakal terus genjar menghantui para menteri, hal tersebutpun turut menjadi senjata baru bagi partai poilitik untuk memainkan perannya agar para kadernya mampu masuk dalam pergantian menteri baru. Bahkan hingga kini manuver politik sangat terasa di Istana Negara tempat dimana Presiden Jokowi Berada.

Belum lama ini isu mengenai laporan hasil sadapan dimana ada seorang menteri yang menjelekkan Presiden Jokowi di belakang, sontak hal tersebut mengundang berbagai kecaman dikalangan elite politik baik itu dari internal maupun partai oposisi.

Sebelumnya Mendagri Tjachyo Kumolo mengindikasika ada menteri yang menjelekkan presiden dari belakang, hal tersebut bahkan mengindikasikan ada ketidakkompakan yang terjadi di Kabinet Kerja Jokowi-JK.

Seperti yang dikutip HarianLampung.co.id dari Kompas.com, “(Ada) orang yang suka mengecilkan Presiden-nya dari belakang layar, tidak berterima kasih sudah diberi jabatan sebagai pembantu raja (Presiden),” kata Tjahjo.

Tjahjo mengaku mengantongi nama siapa saja menteri yang bertentangan dengan Presiden Joko Widodo. Namun dia enggan menyebutkan lebih lanjut nama-nama tersebut.

Dia memperingatkan para menteri Kabinet Kerja untuk menanggalkan kemasan partai dan golongan profesionalnya, dan lebih fokus pada program kerja pemerintah.

“Pembantu Presiden (menteri, red.) itu satu, artinya sudah tidak ada lagi sekat dari partainya. Semua itu kan pembantu Presiden, sesuai dengan bidangnya masing-masing,” kata politisi senior PDI Perjuangan ini.


Nuri Agustina on facebook
Nuri Agustina
Berawal dari banyaknya isu rasis yang berkembang dan saya alami dibangku sekolah, tentunya bayang-bayang akan perpecahan dikalangan masyarakat tanah air yang nota bene memiliki banyak sekali suku dan budaya seringkali menganggu jalan fikiran, hal tersebut yang mendorong saya untuk terus berkarya di kategori Nasional dengan harapan tak ada lagi isu seperti itu dan kembali membangkitkan semangat Nasionalisme.

Komentar Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *