Sudah tahu bahaya menggunakan batu akik?
Batu Panca Warna

Sudah tahu bahaya menggunakan batu akik?

Harianlampung.co.id – Batu akik memang sangat populer sekali saat ini, dari yang muda hingga yang tua ikut terkena dampak demam batu akik ini.

Konon katanya, benda mati yang disebut batu akik ini memiliki kekuatan magis tersendiri dan juga memiliki manfaat atau khasiat untuk bpara pemakai batunya. Setiap batu memiliki khasiat yang berbeda-beda, ada yang bilang salah satu jenis batu memiliki khasiat dapat mendatangkan rejeki, ada yang bilang juga mempermudah jodoh dan masih banyak lagi.

Dan tak jarang pula batu-batu akik di banderol dengan harga selangit, dari puluhan hingga ratusan juta rupiah untuk 1 butir batu akik yang sudah naik ring atau emban.

Tetapi disamping kepopuleran batu akik, terdapat sebuah kekhawatiran yang takutnya nanti akan terjerumus ke dalam kemusyrikan. Karena banyak masyarakat yang menganggap batu yang memiliki tuah tertentu.

“Mereka menganggap benda mati tertentu memiliki kekuatan atau keistimewaan sehingga bisa dijadikan sebagai jimat atau senjata,” kata anggota Komisi X DPR, Surahman Hidayat, saat menjadi pembicara dalam bedah buku “Teladan Muhammad” di Istora Senayan, Kamis 5 Maret 2015.

“Padahal, kepercayaan seperti ini hanyalah bersumber dari khurafat (tahayul), khayalan, dan halusinasi semata,” tambah dia.

Surahman juga mengatakan, menggunakan batu akik sebagai perhiasan atau aksesori sebenarnya sah-sah saja dan tidak dilarang, namun yang ditakutkan adalah adanya keyakinan yang berlebih terhadap sebuah benda mati yang rawan akan terjadinya kemusyrikan. “Sudah kuatkah akidah kita untuk menghapus perihal dugaan yang berbau khurafat dalam batu akik yang mampu menggeser ketauhidan kita,” tambah dia.

“Ketenaran batu akik juga menjadi ajang pamer yang jatuhnya riya karena memakai batu cincin hanya untuk sekedar gengsi belaka, dan juga menampilkan keangkuhan atau kekuatan seseorang”, pungkasnya.

Nabi Muhammad, kata Surahman, sempat mengenakan batu cincin di jari kanannya hanya sebagai hiasan dan stempel. Namun Rasulullah juga pernah melepaskan cincin itu ketika manusia –pada saat itu– menyalahgunakan cincin-cincin yang mereka buat.

“Ingat setan tidak akan pernah menyerah untuk menggoda dan menggeser akidah manusia dengan menyisipkan nilai-nilai syirik sehalus apa pun,” kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Mahkamah Kehormatan DPR ini. (dream.co.id)


Ragil wk on facebook
Ragil wk
"Kita tidak bisa hidup sendiri :)"
Semua hal yang pasti, memiliki ketentuan yang pasti pula.

Komentar Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *