Wapres Jusuf Kalla Memastikan Harga Beras Akan Turun
Wapres Jusuf Kalla

Wapres Jusuf Kalla Memastikan Harga Beras Akan Turun

Harianlampung.co.id – Wapres Jusuf Kalla Memastikan Harga Beras Akan Turun. Mengingat harga beras yang semakin melonjak naik, pemerintahan pun juga semakin memikirkan masyarakat Indonesia sesuai dengan kebutuhan pokoknya, dengan demikian Wakil presiden pun memberikan himbauan terhadap daerah Makassar untuk tetap bersabar dengan adanya penaikkan harga beras.

Menurut pembicaraan yang diutarakan oleh Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) akan memastikan harga beras akan turun mengingat stok sebesar 1,5 juta ton cukup tersedia ditambah lagi bulan depan akan panen raya sehingga masyarakat tak perlu khawatir membeli dengan harga yang tinggi. Berikut cuplikan yang diutaran oleh Wapres mengenai ketidak khawatiran dengan turunnya harga beras dari Kompas.com,”Stok cukup dan bisa turunkan harga beras karena sekali lagi panen bulan depan bahkan minggu depan sudah ada sedikit panen. Jadi tak perlu ada kekhawatiran,” kata Jusuf Kalla kepada pers di Makassar, Sabtu (28/2).

Selain itu faktor terbesar kenaikan harga beras yang di kabarkan melonjak tinggi juga sempat di jelaskan oleh Wapres,

  • “Kenaikan harga beras selama ini lebih disebabkan adanya keterlambatan raskin dari Bulog mengingat ada perubahan rencana kalau raskin akan dihentikan. Semula raskin akan diganti dengan uang tapi rencana tersebut tidak jadi karena tidak sesuai dengan tujuan raskin.”
  • “Raskin harus berupa beras supaya menciptakan ketahanan pangan. Kalau dikasih uang nanti bisa untuk membeli kebutuhan yang lain,” katanya.
  • “Bagi masyarakat, beras memang memegang peranan sangat penting mengingat 60 persen pengeluaran dipergunakan untuk membeli makanan,”
  • “Stok sebesar 1,5 juta ton saat ini dinilai sangat aman dan jika nanti panen stok bisa mencapai tiga juta ton.”
  • “Dulu malah stok pernah cuman 500 ribu ton tapi tidak apa-apa karena beberapa minggu kemudian sudah panen sehingga stok bertambah.”

Adapun yang diutarakan oleh Gubernur Sulawesi Selatan Sjahrul Yasin Limpo mengatakan mengenai kabar kenaikan beras di wilayah Makassar akan menjadi sebuah diskusi pemerintahan. Hal tersebut bahwa provinsinya selama ini memang menjadi salah satu lumbung beras nasional dan menyalurkan raskin ke 22 provinsi. Dengan demikian Sulsel bisa mendistribusikan raskin mencapai 900 ribu ton. Pada Maret dan April mendatang dapat mengolah panen raya dengan stok yang bisa dicapainya sebesar 1,5 juta ton dan siap disalurkan ke sejumlah daerah yang alami kekurangan beras.


Activian Grapiter on facebook
Activian Grapiter
Sebagai seorang penggiat seni tentunya dituntun memiliki gaya berfikir luas dan terbuka, hal tersebut coba saya aplikasikan kedalam hidup dimana kemandirian dari seorang penggiat seni juga menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan bukan hanya dari sisi kesenian, hal tersebut yang membuat saya tertarik untuk terus berinovasi bersama ide yang saya miliki untuk mengembangkan dalam dunia sastra khususnya menulis.

Komentar Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *