Wapres Minta Pembunuh Angeline Dihukum Seberat-beratnya
Wapres Minta Pembunuh Angeline Dihukum Seberat-beratnya

Wapres Minta Pembunuh Angeline Dihukum Seberat-beratnya

HarianLampung.co.id – Rasa duka rupanya menyelimuti hampir seluruh masyarakat tanah air akan kematian gadis kecil bernama Angeline, tak terkecuali Wakil Presiden Jusuf Kalla yang turut bersedih akan persitiwa yang menimpa Angeline.

Sempat dikabarkan menghilang, Angeline ternyata ditemukan dibelakang rumah sudah tak bernyawa dikubur bersama boneka kesayangannya, tak pelak hal tersebut menuai berbagai banyak komentar yang beragam dari netizen dengan mengecam aksi sadis tersebut.

Hal tersebutpun tak luput dari komentar JK saat tiba di Pangakalan Udara TNI Angkatan Udara Adhi Soemarmo. JK turut menuturkan agar sang pembunuh dapat segera ditemukan dan dihukum seberat-beratnya sesuai tindakan dan peraturan hukum perundangan yang berlaku di tanah air.

“Polisi sudah menangkap tersangkanya, dan tentu akan diproses dengan cepat dan dengan hukuman yang berat apabila terbukti,” tutur Kalla.

Mengenai seberat apa hukuman yang harus diterima, Kalla mengatakan bahwa hal tersebut akan disesuaikan dengan undang-undang. “Wah tentu undang-undanglah,” kata Kalla.

Angeline dilaporkan hilang sejak 16 Mei lalu dan kemudian ditemukan tewas pada Rabu (10/6/2015) di pekarangan rumah di Jalan Sedap Malam, Denpasar, Bali. Hasil otopsi menunjukkan bahwa Angeline meninggal sejak tiga minggu lalu. Ungkapan duka dari masyarakat mengalir di media sosial, termasuk dari para figur publik.

Kepolisian Resor Kota Denpasar pun menetapkan satu tersangka yang diduga menjadi pelaku pembunuhan terhadap Angeline, yakni Agus (25), yang pernah menjadi pembantu rumah tangga di kediaman korban


Nuri Agustina on facebook
Nuri Agustina
Berawal dari banyaknya isu rasis yang berkembang dan saya alami dibangku sekolah, tentunya bayang-bayang akan perpecahan dikalangan masyarakat tanah air yang nota bene memiliki banyak sekali suku dan budaya seringkali menganggu jalan fikiran, hal tersebut yang mendorong saya untuk terus berkarya di kategori Nasional dengan harapan tak ada lagi isu seperti itu dan kembali membangkitkan semangat Nasionalisme.

Komentar Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *