Meski Ada Pelonggaran, Anak Sekolah di Bandar Lampung Tetap Gunakan Masker

Meski Ada Pelonggaran, Anak Sekolah di Bandar Lampung Tetap Gunakan Masker
Meski Ada Pelonggaran, Anak Sekolah di Bandar Lampung Tetap Gunakan Masker

HarianLampung.co.id – Meski Ada Pelonggaran, Anak Sekolah di Bandar Lampung Tetap Gunakan Masker. Wali Kota Bandar Lampung tetap memberlakukan penggunaan masker pada siswa sekolah yang tengah melakukan Pembelajaran Tatap Muka.

Hal tersebut untuk mencegah Convid-19 dan penyakit menular lainnya seperti hepatitis yang saat ini tengah merebak disejumlah daerah.

Seperti yang dikutip HarianLampung dari Republica.co.id, “Kalau anak sekolah tetap masih wajib pakai masker, karena anak-anak rentan,” kata Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana di Bandar Lmapung, Kamis (19/5/2022).

Menurut dia, pemakaian masker bagi anak-anak sekolah yang saat ini sudah mulai PTM tetap diberlakukan meskipun ada pelonggaran pemakaian masker oleh pemerintah pusat.

Penggunaan masker bagi anak-anak, ujar dia, sangat penting selain mencegah penyebaran Covid-19 pada masa pandemi juga mengantisipasi ancaman persebaran virus hepatitis akut misterius yang rentan menyerang anak-anak.

Eva berharap orang tua tetap memerhatikan anak-anak baik di rumah maupun di sekolah dalam hal kesehatan dan lingkungannya, agar kasus hepatitis akut misterius tersebut tidak masuk di Bandar Lampung.

Pemantauan Republika.co.id di beberapa sekolah dalam Kota Bandar Lampung, Kamis (19/5/2022), aktivitas belajar mengajar dalam program PTM 100 persen masih berlangsung dengan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Anak-anak sekolah tetap memakai masker di dalam lingkungan sekolah, meski sedang berada di lapangan atau tempat terbuka.

Menurut Herman (43 tahun), petugas sekolah SD Negeri di Beringin Raya, pemakaian masker bagi anak sekolah dan guru masih tetap diberlakukan, meksi pemerintah sudah melonggarkan memakai masker di tempat terbuka. Pihak sekolah tidak mau mengambil risiko bila terjadi penyebaran kasus Covid-19 atau penyakit menular lainnya saat sekolah mulai normal.

“Kami belum menerapan tidak pakai masker kepada anak sekolah dan guru, meskipun di lapangan. Sekarang baru mulai PTM 100 persen, sebaiknya tetap menjaga protokol kesehatan,” kata Herman.

Menurut dia, aturan protokol kesehatan Covid-19 yang telah dijalankan sebelum PTM 100 persen tetap diberlakukan pada saat ini. Ia mengatakan, pihak sekolah tidak ingin sekolahnya kembali belajar daring yang sudah dijalani dua tahun terakhir.