Media Inspirasi Masa Kini

Demi Mobil Listrik, Mercedes-Benz Produksi Baterai Solid State yang Waktu Casnya Cepat

harianlampung.co.id – MASSACHUSETTS – Demi meningkatkan model terbarunya di masa depan, Mercedes-Benz saat ini tengah menjalin kerja sama dengan Factorial Energy untuk pengembangan baterai mobil listrik. Dikabarkan Mercedes-Benz akan menggunakan jenis baterai solid-state pada kendaraan listriknya di masa depan karena dinilai lebih efisien dan bertenaga.

Dikutip dari Autocar, Mercedes-Benz dan Factorial Energy akan memulai pengujian sel baterai dalam bentuk prototipe pada tahun depan di AS. Untuk mempermudah pengembangannya, rencananya Mercedes juga akan membangun sebuah kendaraan “mini” yang akan dijadikan laboratorium berjalan selama beberapa tahun ke depan. Meski demikian, belum ada detail mengenai kendaraan seperti apa yang akan digunakan oleh kedua perusahaan raksasa tersebut.

Baterai solid state sendiri merupakan salah teknologi baterai yang paling menjanjikan untuk digunakan kendaraan-kendaraan listrik saat ini. Di dalamnya terdapat fitur elektrolit yang terbuat dari bahan padat yang memiliki energi yang jauh lebih besar serta memberikan kemampuan durabilitas yang lebih panjang dan pengisian daya yang lebih singkat. Jika dibandingkan dengan baterai lithium yang saat ini digunakan oleh mobil listrik kebanyakan, baterai dengan teknologi solid state ini diklaim memiliki jangkauan hingga 50% lebih banyak per pengisian daya dan tentu saja biayanya akan lebih murah.

Baca Juga  Red Bull Akan Bikin Hypercar Bermesin 1.233 HP Lawan Ferrari, AMG, dan McLaren

Ide pengembangan baterai solid state dengan Factorial Energy ini diusung langsung oleh bos Mercedes-Benz, Markus Schafer yang menyatakan sudah menggelontorkan investasi dalam jumlah jutaan dolar. Meski tidak disebutkan secara detail, namun beberapa sumber menyatakan nilai investasi yang dibutuhkan untuk pengembangan ini mencapai belasan hingga puluhan juta dolar.

Baca Juga  PEVS 2022 Akan Sajikan Edukasi Kendaraan Listrik Ke Masyarakat

Selain dengan Mercedes-Benz, sebelumnya Factorial Energy juga dikabarkan tengah melakukan pengembangan baterai solid state dengan Stellantis. Group perusahaan otomotif yang memayungi banyak brand populer seperti, Jeep, Fiat, Peugeot, Maserati, Chrysler dan banyak lagi.

Belakangan ini Mercedes-Benz memang diketahui tengah mengerjakan serangkaian teknologi baterai yang dapat diperkenalkan di masa depan yang dalam jangka panjang berpotensi mencakup baterai organik, salah satunya solid state.

Beberapa model listrik Mercedes-Benz saat ini memang masih menggunakan baterai lithium ion sebagai sumber dayanya yang memiliki performa dan tingkat efisiensi yang maksimal. Sementara itu model full listrik yang dimiliki Mercedes Benz saat ini adalah EQS yang mengisi segmen S-Class, EQB yang merupakan SUV full listrik dan EQE yang akan diperkenalkan dalam waktu dekat kepada seluruh konsumen. Selain itu, seluruh model EV Mercedes-Benz juga menawarkan berbagai fitur keselamatan dan kenyamanan di dalamnya salah satunya ialah MBUX Hyperscreen yang membentang di sepanjang dashboard depan dan berfungsi sebagai layanan hiburan dan informasi kendaraan. ALVANDO NOYA / RS

Baca Juga  Pengamat Otomotif: Pengembangan Kendaraan Elektrifikasi Butuh Strategi Khusus

Sumber: Autocar

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website carvaganza.com. Situs https://harianlampung.co.id adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://harianlampung.co.id tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”