Media Inspirasi Masa Kini

Resep akhir pekan, gepuk daging sapi

harianlampung.co.id – PT Ajinomoto Indonesia (Ajinomoto) merilis produk varian baru Nikuplus sebagai bahan campuran penstabil daging.

Menurut siaran pers pada Sabtu, Nikuplus adalah bahan tambahan pangan campuran penstabil daging yang dapat meningkatkan tekstur daging menjadi lebih empuk dan juicy, serta stabil selama 4 jam penyimpanan.

Nikuplus dapat diaplikasikan pada berbagai jenis daging seperti ayam, bebek, sapi, dan kambing. Produk ini juga mudah diaplikasikan sesuai dengan kebiasaan memasak di dapur.

Baca Juga  Tips Merawat dan Membersihkan Sepatu Glitter

Produk ini juga dapat dikombinasikan dengan bumbu lain tanpa merubah rasa dan dapat diaplikasikan dengan mudah pada proses marinasi atau ungkep.

Berikut salah satu resep menu daging yang dapat dicoba di akhir pekan:

Bahan-bahan

300 gr Daging sapi bagian gandik

1,5 ltr Santan encer

1 bks Masako Rasa Sapi

2 sdm Gula merah

1 btg Sereh

Baca Juga  Benarkah, Mengkonsumsi Makanan Sehat, Dapat Mencerdaskan Anak

1 lbr Daun salam

2 lbr Daun jeruk

2 sdm Air asam jawa

1 sdm Ketumbar bubuk

2 ruas lengkuas

300 ml Minyak

Nikuplus

Cara memasak

Geprek lengkuas, iris-iris daging sapi searah serat. Sisihkan.

Panaskan santan encer, masukkan daging sapi, daun salam, sereh, lengkuas, air asam jawa, gula merah, ketumbar bubuk dan Masako Rasa Sapi. Aduk rata, masak hingga air menyusut, angkat dan tiriskan.

Baca Juga  Aksi "Gerakan Sarapan Keliling" rutinkan anak sarapan penuh nutrisi

Pukul-pukul daging sapi menggunakan cobek

Panaskan minyak goreng. Goreng gepuk daging sapi hingga kecoklatan.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website antaranews.com. Situs https://harianlampung.co.id adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://harianlampung.co.id tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”