Media Inspirasi Masa Kini

Ingin Pasang Roof Box, Perhatikan Lima Hal di Bawah Ini

harianlampung.co.id – g src=”https://img.cintamobil.com/resize/600x-/2019/04/24/radrgpyy/roof-box-thule-5f62.jpg”>

Musim puasa dan lebaran sudah hampir tiba, para pemudik pasti sudah menyiapkan mobilnya untuk persiapan mengunjungi sanak saudara di kampung halaman. Berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari servis reguler hingga memasang aksesoris yang dapat meningkatkan ruang simpan, salah satunya roofbox.

Dengan roof box, Anda dapat mebawa lebih banyak barang dengan mobil, pun demikian anda harus memperhatikan berbagai poin negatif dengan adanya roof box, apa saja?

1. Roofrack mempengaruhi kestabilan mobil

Bertambahnya dimensi akibat roof box membuat keseimbangan mobil menjadi berubah

Menaruh barang di atap sama saja menambah ketinggian mobil, yang juga berdampak pada centre of gravity mobil, yang lebih tinggi dari mobil standar. Dalam kondisi ini, kestabilan mobil jelas akan berkurang karena efek body roll mobil kian bertambah. Kondisi ini jelas berbahaya, khususnya saat mobil melesat di jalan berliku, mobil sangat mudah limbung dan rentan terguling.

Baca Juga  KALEIDOSKOP 2021: Ini 5 MPV Terlaris di Indonesia

Ada baiknya kita memperhatikan karakter mobil ketika bermanuver, berakselerasi, dan saat pengereman dengan roof box, sehingga kita dapat menyesuaikan gaya mengemudi agar tetap aman.

2. Aerodinamika mobil terggangu

Selain mengubah dimensi mobil, memasang roof box juga dapat mempengaruhi aerodinamika mobil. Memang, itu baru akan terasa saat kecepatan tinggi. Mobil akan terasa lebih berat saat kecepatan tinggi, hal ini dipengaruhi makin besarnya hambatan angin. Anda dapat merasakan perubahan karakter dan respon mobil saat berakselerasi dengan roof box.

3. Akselerasi menjadi lemot

Hambatan angin yang dihasilkan roof box juga dapat mempengaruhi akselerasi mobil

Baca Juga  Barang Bawaan Banyak, Begini Cara Mengatur Di Bagasi Yang Baik

Karena perubahan dimensi mobil, yang mempengaruhi hambatan angin yang diterima, mobil dengan roof box akan lebih sulit dalam berakselerasi. Untuk mengakalinya, Anda harus mengubah gaya mengemudi Anda menjadi lebih halus dan sabar di jalan.

Lakukan kalkulasi lebih jauh ketika ingin menyalip mobil lain karena berkurangnya daya pengereman akibat bobot mobil yang meningkat.

4. Bensin lebih boros

Dengan tambahan beban yang mempengaruhi akselerasi mobil, alhasil konsumsi bahan bakar pun semakin boros. Hal ini dikarenakan meningkatnya bobot mobil dan aerodinamika dengan bertenggernya roof box di bagian atas mobil.

5. Dimensi mobil berubah, waspadai GTO

Pasti tidak lucu jika mobil Anda tidak muat melewati palang GTO karena roof box yang terlalu besar

Baca Juga  Video Begal Motor Konvoi Sampai Keroyok Pemotor Siang Bolong di Medan, Begini Penjelasan Polisi

Yang terakhir, perhitungkan secara matang berapa tinggi mobil setelah roof box dipasang, khususnya bagi Anda yang baru kali ini memasang roof box di mobil Anda. Jika memang melebihi batas tinggi portal, Anda harus masuk lajur yang sama seperti kendaraan besar seperti bus atau truk di Gerbang Tol Otomatis (GTO) tanpa portal.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://harianlampung.co.id adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://harianlampung.co.id tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”