Media Inspirasi Masa Kini

Kesalahan Penggunaan Fog Lamp yang Belum Banyak Diketahui

harianlampung.co.id

Beberapa pemilik mobil masih sering salah dalam mengaktifkan fog lamp alias lampu kabut. Bahkan terkadang ada pemilik mobil yang mengira fog lamp hanya hiasan untuk mempermanis bemper bagian depan.

Sejatinya fog lamp merupakan bagian dari teknologi sebuah kendaraan. Teknologi ini diciptakan tentunya ada tujuannya. Untuk negara beriklim tropis seperti Indonesia, fog lamp digunakan sebagai penunjang penerangan saat malam hari atau hujan lebat.

Namun masih banyak pengguna mobil yang melakukan kesalahan penggunaan fog lamp. Antara lain berikut ini:

1. Dijadikan Lampu Senja

Saat senja jangan hanya nyalahkan fog lamp

Baca Juga  Aliansi Nissan-Mitsubishi Luncurkan Livina Versi Mungil

Banyak pengemudi yang menyalakan fog lamp sebagai pengganti lampu senja saat berkendara pada kondisi menjelang petang. Sementara lampu utama sendiri tidak diaktifkan. Padahal kedua jenis sorotan lampu ini berbeda jauh. Lampu utama bersifat menyebar ke arah depan, sementara fog lamp hanya ke satu arah dengan jarak yang tidak terlalu jauh.

2. Masuk ke Jalan Perumahan

Masuk ke jalan perumahan, sebaiknya tetap hidupkan lampu utama

Sering juga pengguna mobil memadamkan lampu utama dan mengakifkan fog lamp saat berkendara di jalan-jalan perumahan. Alasannya untuk menghormati warga sekitar dan pengguna jalan lain. Padahal jika menggunakan fog lamp, cahaya akan lebih menyorot ke satu arah dan membuat lebih silau.

Baca Juga  Mengulas Mitsubishi XFC Concept, SUV Kompak Pesaing HR-V dan Creta

3. Kecepatan Tinggi

Jangan aktifkan fog lamp saat kecepatan tinggi

Sebaiknya jangan menggunakan fog lamp saat berkendara dengan kecepatan tinggi. Ini karena fog lamp hanya menyinari satu arah dengan jarak pancaran yang tidak terlalu jauh. Selain itu arah pancaran lampu kabut juga cenderung merunduk ke arah bawah. Dengan demikian objek jauh di depan pengemudi tidak akan terlihat jelas.

4. Ganti Warna

Tetap gunakan cahaya kuning untuk fog lamp

Kesalahan penggunaan fog lamp lainnya adalah mengganti lampu kabut dengan bohlam berwarna putih. Kondisi ini akan berakibat fatal karena warna putih tidak akan membantu saat kondisi hujan lebat atau berkabut. Sebaiknya gunakan bohlam dengan cahaya kekuningan yang lebih kuat menerobos hujan dan kabut.

Baca Juga  Honda Dan LG Gelontorkan Rp54,2 Triliun Guna Bangun Pabrik Baterai

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://harianlampung.co.id adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://harianlampung.co.id tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”