Media Inspirasi Masa Kini

Ini Cara Mencegah dan Merawat Rem Mobil Agar Tidak Blong di Jalan

harianlampung.co.id

Masalah pada sistem pengereman mobil bisa muncul jika pemilik kendaraan tidak merawatnya secara berkala. Dampak fatal yang mungkin bisa saja dialami ialah rem blong atau tidak bisa berfungsi sama sekali.

Anda harus perhatikan kondisi rem mobil Anda secara berkala

Kondisi rem blong tentunya bisa mengancam keselamatan Anda di jalan. Sebabnya Anda harus mengetahui cara merawat rem mobil agar tidak mengalami kondisi ini. Simak tipsnya di bawah ini seperti yang dilansir dari Auto2000.

Pertama cek kampas rem, periksa kondisinya apakah masih bisa digunakan atau sudah saatnya untuk melakukan penggantian, jangan tunda jika memang harus diganti. Jika terlihat masih tebal tetapi sudah tidak layak untuk digunakan, kampas rem akan kesulitan menggigit piringan cakram atau tromol. Apalagi ketika kondisi panas.

Kedua cek kondisi minyak rem, ketahuilah level minyak rem di dalam tabung penyimpanan minimal satu bulan sekali atau ketika Anda sedang mencuci mobil. Jika minyak rem berkurang, segera tambahkan minyak rem sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

Baca Juga  Berapa Sih Idealnya Ukuran Garasi Mobil di Rumah?

Jika Anda tidak mengetahui kondisi rem mobil, bisa saja sewaktu-waktu Anda terlibat kecelakaan karena rem blong

Ketika sedang melakukan pengecekan, Anda bisa sekaligus periksa sekitar tabung minyak rem apakah akan terjadi potensi kebocoran atau tidak, terutama di bagian sambungan selang. Apalagi jika frekuensi isi ulang minyak rem cukup sering. Formula kimia dalam minyak rem juga ada masa pakainya. Kalau dipaksakan dipakai, bisa jadi kemampuannya dalam bekerja dan melepas panas jadi melemah. Akibatnya, tekanannya hilang dan rem mobil menjadi blong.

Oleh sebab itu, sebaiknya merawat rem mobil yang baik salah satunya minyak rem harus dikuras dan diganti seluruhnya setiap 40.000 km sekali untuk menjaga kualitas kandungan kimia yang ada di dalamnya tetap baik.

Baca Juga  Honda Step WGN Pernah Mampir Di Indonesia, Bakal Jadi Rival Toyota Voxy?

Ketiga periksa piston pada sistem rem, fungsi piston pada rem mobil berfungsi untuk menggerakan kaliper penjepit kampas rem ke piringan rem. Jika terjadi kemacetan pada piston, maka kaliper tidak bisa digerakan. Hal ini berbahaya karena rem dapat mengunci seketika. Terjadinya kemacetan piston bisa diakibatkan pada karat sekitar piston rem atau kerusakan di bagian karet-karet piston.

Keempat setel ketinggian rem tangan dengan tepat, rem tangan sendiri bisa berfungsi sebagai rem darurat ketika rem utama tidak berfungsi. Jika posisi rem tangan sangat rendah bisa mengakibatkan kemacetan di sistem rem mobil. Pada umumnya, ketinggian rem tangan hanya diperbolehkan hingga 5 klik. Semakin rendah posisinya, maka jarak kampas rem dengan piringan atau tromol rem menjadi terlalu dekat dapat mengakibatkan kemacetan pada sistem rem mobil Anda.

Baca Juga  Coating Mobil Bisa Jadi Solusi Cat Mobil Berubah Warna, Benarkah?

Periksa kondisi piringan rem mobil Anda, segera ganti jika sudah dirasakan harus melakukan penggantian

Terakhir servis berkala, langkah paling mudah dan efektif untuk merawat rem mobil dengan melakukan servis berkala, karena Anda tak perlu repot. Teknisi akan mengecek kondisi sistem rem keseluruhan.

Jangan ragu untuk berdiskusi dengan service advisor yang bertugas kalau dirasa ada yang tidak beres dengan sistem pengereman mobil. Lebih baik dicek sekarang ketimbang bermasalah kemudian hari.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://harianlampung.co.id adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://harianlampung.co.id tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”