Media Inspirasi Masa Kini

Waspada, Ini 3 Zat Berbahaya Buat Oli Mesin Mobil

harianlampung.co.id

Oli mesin punya tugas penting dalam melumasi setiap komponen di ruang mesin. Selain demi pergerakan komponen agar jadi leluasa, oli mesin juga memiliki fungsi mendinginkan suhu mesin tersebut.

Dan ternyata, ada tiga zat berbahaya buat oli mesin yang harus dihindari. Ketiga unsur ini jangan sampai tercampur dengan oli agar tidak membuat mesin mobil Anda mengalami kerusakan. Apa saja tiga zat tersebut?

1. Air

Jangan sampai oli tercampur dengan air

Baca Juga  Mobil Terendam Banjir? Ini yang harus Anda Perhatikan

Zat berbahaya buat oli mesin yang paling utama adalah air. Jika oli sampai tercampur air maka akan merusak komponen di ruang mesin. Dan oli bisa saja masuk akibat beberapa hal. Misalnya karena melintas jalan tergenang air atau banjir, kebocoran radiator,.atau bisa juga karena saat mencuci mobil, ruang mesin juga dicuci dengan cara sembarang.

2. Oksigen

Oksigen akan membuat oli jadi lebih kental

Kalau oksigen baik buat tubuh manusia, maka zat ini tidak bagus untuk oli mesin. Karena saat oli tercampur oksigen maka oli tidak akan memiliki kekentalan sesuai yang dibutuhkan spesifikasi mesin. Oli jadi cenderung lebih kental dan lengket.

Baca Juga  Kelebihan dan Kekurangan Audi A4 2017

3. Debu

Debu yang masuk ke ruang mesin melalui oli akan membuat komponen baret

Jangan sampai juga oli mesin tercampur debu. Karena zat berbahaya buat oli mesin ini biasanya mengandung silica. Jika unsur tersebut tercampur dengan oli, maka akan membuat komponen mesin baret saat oli ada di dalam ruang mesin.

Baca Juga  Mitsubishi Gelar Supermarket Exhibition di 22 Kota Indonesia

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://harianlampung.co.id adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://harianlampung.co.id tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”