Media Inspirasi Masa Kini

Microsoft Akan Ganti Jurnalis Mereka Dengan Robot

harianlampung.co.id – Microsoft berencana untuk mengganti puluhan jurnalis yang selama ini bekerja di situs berita MSN dengan teknologi artificial intelligence (A.I) atau robot.

Nantinya robot-robot itu akan menggantikan jurnalis dalam hal pembuatan berita, mulai dari mencari sumber, mengolah dan menerbitkannya di situs berita MSN. Setidaknya, akan ada sekitar 50 jurnalis yang bakal kehilangan pekerjaannya.

Pihak Microsoft tidak menampik akan munculnya berita tersebut. Mereka menjelaskan, jika rencana penggantian jurnalis dengan teknologi artificial intelligence merupakan salah satu evaluasi bisnis yang masuk dalam rencana jangka panjang mereka.

“Seperti halnya bisnis pada umumnya, kami selalu melakukan evaluasi secara rutin. Hasil dari evaluasi akan digunakan untuk investasi ke bidang lainnya. Yang pasti, kebijakan ini tidak ada sangkut pautnya dengan wabah pandemi yang sedang terjadi,”

Baca Juga  Google Pixel 7 Pro Unggul di Kategori Kamera DXOMark, Kalahkan iPhone 14 Pro

Selama ini sistem pembuatan berita yang ada di MSN adalah dengan melibatkan organisasi atau kelompok jurnalis pihak ketiga. Jadi, tugas para jurnalis internal MSN, hanya melakukan penyortiran berita, editorial dan bagaimana berita tersebut nanti akan diterbitkan. Pihaknya menambahkan akan ada 50 pekerja yang akan diberhentikan, terhitung mulai akhir Juni nanti. Akan tetapi pihaknya masih akan mempertahankan para pekerja full time mereka.

Microsoft Artificial Intelligence

Tanggapan Karyawan Microsoft Yang di PHK

Sementara itu beberapa jurnalis yang akan mengalami PHK memberikan tanggapannya. Menurut mereka, tindakan penggantian pekerja dengan robot akan meruntuhkan moral mereka. Namun mereka hanya bisa pasrah dan menerima kenyataan itu.

Baca Juga  Pengadilan: iPhone 14 Dijual Harus Dengan Chargernya

Dari sisi teknis, mereka juga menyangsikan jika robot-robot itu bisa mengerti dengan baik tentang aturan penulisan yang selama ini berlaku. Mereka takut, jika sistem yang ada pada robot-robot itu justru malah akan membuat berita menjadi tidak akurat dan memberikan informasi yang salah.

Salah satu pekerja juga memberikan penjelasan yang cukup menyayat hati. Dirinya mengaku selama ini menghabiskan umurnya dengan membuat berita mengenai kecanggihan yang dimiliki oleh artificial intelligence, yang bisa memberikan dampak sangat besar terhadap industri dan perekonomian global. Namun kini, kecanggihan itu justru merenggut mata pencahariannya.

Microsoft memang sebuah raksasa teknologi yang selalu berupaya menerapkan kecanggihan yang mereka temukan dalam operasional perusahaan mereka sehari-hari. Seperti halnya Google yang menjadi salah satu pesaing terberat mereka dalam hal ini. [br/tn]

Baca Juga  Cara Mengambil Screenshot di Smartphone Vivo, Anti Ribet!

EDITOR: MUCHAMMAD ZAKARIA

    Pernah menjadi jurnalis dan juga Social Media Manager di Merdeka.com selama lebih dari 2 tahun, sebelum akhirnya mengerjakan sejumlah proyek website yang dioptimasi dan dimonetisasi Google Adsense.

    Kini sedang aktif dalam pembuatan konten Youtube dokumenter bertema sosial serta menjadi penulis konten untuk sejumlah website.

    ”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website nesabamedia.com. Situs https://harianlampung.co.id adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://harianlampung.co.id tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”