Media Inspirasi Masa Kini

FUP Indihome Dipangkas, Ini Penjelasan Telkom

harianlampung.co.id – NESABAMEDIA.COM – Beberapa hari belakangan, banyak pengguna layanan internet Indihome mengeluhkan pelayanan yang mereka dapatkan. Mereka mengeluh masalah Fair Usage Policy atau FUP Indihome yang dianggap berkurang dari sebelumnya. Keluhan itu meramaikan linimasa di sejumlah jejaring sosial media.

Melihat banyaknya postingan yang mengeluhkan masalah FUP tersebut, pihak Telkom selaku penyedia layanan Indihome memberikan penjelasan. Menurut pihaknya, tidak ada pengurangan yang terjadi pada FUP yang didapatkan pelanggan. Yang terjadi sebenarnya adalah hal itu disebabkan oleh perubahan sistem saja.

Pihaknya menegaskan, jika saat ini yang tampil pada layanan pelanggan adalah jumlah FUP sebenarnya. Sebelumnya yang ditampilkan ada batas atasnya sendiri. Lebih lanjut, setiap pelanggan juga memiliki jumlah FUP yang berbeda pula, tergantung dari paket yang mereka ambil. Kecepatan internet yang didapatkan pun juga berbeda.

Baca Juga  Tweet Suara, Fitur Baru Twitter Yang Lebih ‘Manusiawi’

Kebijakan FUP Indihome

FUP sendiri merupakan sebuah kebijakan yang sudah umum diberikan oleh penyedia layanan internet dengan paket unlimited. Jadi ketika telah mencapai batas pemakaian wajar, kecepatan yang akan didapatkan pelanggan akan berkurang.

Di Indihome, kebijakan FUP berlaku untuk pelanggan dengan minimal paket 10 Mbps. Sementara pelanggan yang memiliki paket di bawah itu, tidak mendapatkan batasan FUP. Pihak Telkom sendiri mengatakan jika kecepatan saat FUP sudah terlampaui, sebenarnya masih cukup nyaman untuk dinikmati. Tentu jika memang diperuntukkan untuk aktivitas di internet yang wajar, seperti browsing atau bermain game online.

Untuk kebijakan besaran FUP yang didapatkan pelanggan, mengacu pada peraturan pihak Indihome, jumlahnya bisa berubah sewaktu-waktu tanpa harus melakukan pemberitahuan kepada para pelanggan. Namun perubahan kebijakan itu bisa didapatkan melalui situs Indihome.

Baca Juga  Netflix rilis layanan dengan iklan di 12 negara mulai bulan depan

Keluhan Pelanggan

Sementara itu para pelanggan layanan Indihome mengaku jumlah FUP mereka mengalami penurunan yang cukup banyak dibandingkan sebelumnya. Salah seorang pelanggan mengaku FUP mereka berkurang hingga 50 persen. Awalnya dia mendapatkan 300 GB, kini hanya tinggal 150 GB untuk satu bulan.

Pelanggan lain juga mengeluhkan hal yang sama. Pada bulan April dirinya mendapatkan jatah FUP sebesar 300 GB. Jumlah itu turun tinggal 250 GB pada bulan Mei. Dan akhirnya pada Juni ini kembali turun lagi menjadi 150 GB.

Para pelanggan tak hanya mengeluhkan pengurangan kuota FUP mereka saja. Namun juga mengeluhkan masalah transparansi yang selama ini dilakukan oleh pihak Indihome. Biaya tagihan mereka sering berubah dengan sendirinya tanpa ada pemberitahuan sama sekali. Sayangnya, mereka tidak memiliki pilihan untuk berpindah ke provider lain, karena masalah lokasi yang tidak tercover oleh penyedia jasa internet lainnya. [br/tn]

Baca Juga  Ponsel Black Market Masih Marak, Aturan Pemblokiran IMEI Tidak Efektif

EDITOR: MUCHAMMAD ZAKARIA

    Pernah menjadi jurnalis dan juga Social Media Manager di Merdeka.com selama lebih dari 2 tahun, sebelum akhirnya mengerjakan sejumlah proyek website yang dioptimasi dan dimonetisasi Google Adsense.

    Kini sedang aktif dalam pembuatan konten Youtube dokumenter bertema sosial serta menjadi penulis konten untuk sejumlah website.

    ”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website nesabamedia.com. Situs https://harianlampung.co.id adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://harianlampung.co.id tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”