Media Inspirasi Masa Kini

Berapa Sih Idealnya Ukuran Garasi Mobil di Rumah?

harianlampung.co.id

Belakangan ini disejumlah wilayah di Indonesia beredar larangan pemilik mobil untuk memarkir kendaraan mereka di bahu jalan. Larangan ini menyasar mereka yang punya mobil namun tak punya garasi. Apalagi ukuran garasi mobil yang cukup luas dan bisa dialokasikan sebagai ruangan lainnya.

Mungkin kami bukan ahli arsitektur rumah, namun tim Cintamobil.com telah berhasil mengumpulkan beberapa data bagaimana cara ideal menghitung ukuran garasi mobil di rumah.

1. Lihat Dimensi Mobil

Memang sih, paling tepat jika sudah memiliki mobil harus menyediakan garasi sendiri di rumah. Tetapi mungkin terkadang Anda pusing untuk menentukan, seberapa luas bidang lahan yang harus disiapkan guna membuat garasi mobil sendiri.

Apalagi bagi Anda yang memiliki mobil dengan ukuran yang cukup besar. Contohnya saja Hyundai Santa Fe yang memiliki panjang 4,8 meter dan lebar 1,9 meter, atau Mazda CX-9 yang memiliki panjang lebih dari 5 meter dan lebar hampir 2 meter.

Pertimbangkan dimensi mobil untuk menghitung garasi

Saat menentukan ukuran lahan untuk digunakan sebagai garasi, maka sebaiknya harus lebih dulu menghitung dimensi mobil yang Anda miliki. Misalnya untuk mobil kecil jenis city car, hatchback, atau LCGC seperti Agya dan Ayla, Honda Brio, Toyota Yaris, Honda Jazz, atau Suzuki Swift. Mobil-mobil ini biasanya memiliki panjang tidak lebih dari 4,5 meter dengan lebar sekitar 2 meter.

Untuk itulah, garasi mobil yang ideal berukuran lebar 2,4 meter dan panjang 5,5 meter. Namun untuk Anda yang memiliki mobil dengan dimensi lebih dari itu, maka idealnya ukuran untuk garasi adalah dengan lebar 2,6 meter dan panjang 6 meter.

Baca Juga  Bukan Hanya Pribadi, Dealer Juga Enggan Beli Mobil Bekas Banjir

Sedangkan untuk ketinggian atap garasi bisa disamakan sekitar 2,5 meter hingga 3 meter. Lalu bagaimana jika saat ini Anda memiliki mobil berukuran kecil tapi suatu saat akan mengganti dengan mobil 7 penumpang? Maka lebih baik pakai ukuran dimensi lebar mobil.

2. Garasi Dua Mobil

Lantas bagaimana untuk Anda yang memiliki dua mobil, berapakah ukuran garasi mobil yang ideal? Berdasarkan situs Arsitag, maka untuk garasi dua mobil idealnya memiliki bentuk persegi empat dengan panjang dan lebar sama rata yaitu 6 – 6,5 meter.

Dengan ukuran ini memungkinkan mobil diparkir memiliki jarak sekitar 80 cm. Sehingga saat satu pintu mobil dibuka maka tidak mengenai pintu mobil lainnya. Sementara sisa jarak pada bagian depan dan belakang bisa digunakan untuk mobil bermanuver ketika masuk atau keluar garasi.

Untuk garasi dua mobil perhatikan jarak antar mobil

3. Garasi untuk Tiga atau Lebih Mobil

Memiliki tiga mobil atau lebih berarti Anda perlu memperhatikan ruang yang dibutuhkan untuk jarak antara pintu mobil. Pada level ini, Anda perlu memperhatikan penyesuaian dimensi dan penempatan mobil Anda. Bahkan tidak jarang banyak yang membuat khusus ruang yang lebih lebar untuk tiga mobil atau lebih.

Dilansir dari berbagai sumber, ukuran garasi mobil untuk tiga mobil memiliki lebar hingga 8 meter, dengan asumsi setiap mobil memiliki lebar tak lebih dari 2 meter. Anda juga perlu membuat penyesuaian dalam hal pintu garasi yang digunakan.

Baca Juga  Perawatan Mobil Innova Diesel, Jangan Telat Ganti Komponen Ini

Perhatikan jarak antar mobil dan ukuran garasi mobil

Sedangkan untuk garasi dengan empat mobil yang diparkir sejajar disarankan memiliki lebar 10 meter atau lebih. Meski bisa ditempatkan menjadi 2 mobil per satu baris, hal ini akan menyulitkan ketika Anda harus mengeluarkan mobil yang berada di bagian belakang.

4. Pasang Pembatas

Pasang pembatas agar mobil tidak mentok ke dinding garasi

Guna menghindari mobil menabrak atau menyenggol dinding garasi saat parkir, maka sebaiknya gunakan pembatas di garasi mobil. Bangun pambatas dengan ketinggian tidak lebih dari 10 centimeter di lantai garasi. Dengan ketinggian ini maka tidak akan menyentuh bagian bawah bemper mobil, kecuali mobil Anda sudah dimodifikasi sehingga sangat ceper.

Pembatas ini kemudian dipasang dengan jarak minimal 620 mm dari dinding garasi. Hal tersebut untuk mencegah Anda parkir terlalu dekat dengan dinding dan membuat cat mobil tergores, khususnya di bagian bemper.

5. Lantai Garasi

Setelah menentukan luas lahan sebagai ukuran garasi mobil di rumah, maka langkah selanjutnya adalah mempertimbangkan lantai di garasi tersebut. Pilihlah lantai dengan pori-pori kecil, misalnya keramik atau granit.

Kemudian pilih permukaan keramik dengan tekstur agak kasar, seperti tekstur permukaan keramik yang digunakan untuk lantai kamar mandi. Ini untuk menghindari lantai terlalu licin saat terkena air.

Baca Juga  Ferrari 296 GT3 Gantikan 488 Tahun Depan, Tapi Lepas Sistem Hybrid

Pilih lantai garasi dengan pori-pori kecil dan tekstur sedikit kasar

Jika ukuran garasi mobil cukup luas, Anda bisa meletakkan barang-barang kebutuhan berkendara. Beberapa peralatan yang disarankan ada di dalam garasi termasuk dongkrak, toolbox, maupun kompresor udara. Anda juga bisa menyimpan barang-barang pertukangan agar tidak berantakan di dalam rumah.

Dan yang paling penting adalah memperhatikan suhu di garasi. Sebisa mungkin pastikan garasi dibuat sejuk dan terhindar dari hangat yang menyengat pada siang hari. Pasalnya suhu yang terlalu panas juga membuat mobil menjadi lebih panas, sehingga berdampak buruk pada interior mobil yang semakin panas karena udara di luar mobil.

Bahkan tak jarang ada pengguna yang meletakkan AC di dalam garasi, walaupun sebenarnya hal ini tak terlalu disarankan. Untuk membuat garasi tetap sejuk, hindari menggunakan atap seng yang berakibat suhu ruangan menjadi lebih hangat. Anda juga bisa membuat ventilasi udara untuk memberikan aliran udara yang lebih baik pada garasi Anda.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://harianlampung.co.id adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://harianlampung.co.id tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”