Media Inspirasi Masa Kini

5 Bahan Ini Terbukti Ampuh Menghilangkan Jamur dan Baret di Kaca Mobil

harianlampung.co.id

Seiring penggunannya, bagian-bagian mobil bisa saja “terluka” akibat faktor eksternal. Termasuk juga bagian kaca mobil. Tak jarang saat Anda berkendara, ada kerikil yang terlempar dari jalan atau kendaraan lain dan mengenai kaca mobil. Tentu saja ini meninggalkan baret pada permukaan kaca.

Atau pada kondisi lain, saat akan mengaktifkan wiper mobil, Anda tak sadar ada ranting pohon ukuran mungil yang menempel di karet wiper. Akibatnya, saat wiper menyapu buih-buih air hujan, ranting yang menempel di karet wiper tersebut meninggalkan noda pada permukaan kaca. Kemudian apabila mobil sering diparkir di luar ruangan, maka potensi tumbuhnya jamur pada kaca juga jadi tinggi.

Jika sudah seperti ini jangan dulu panik lantaran harus membeli kaca mobil yang baru. Ternyata ada lima bahan kimia yang sudah terbukti ampuh untuk membuat jamur dan baret di kaca mobil lenyap. Apa saja bahan-bahan itu?

Baca Juga  ELECTRIA: Pembuktian Hyundai Ioniq 5, Sensasi Kesenyapan dan Kalkulasi di Dalam Kota

1. Cerium Oxide

Bahan ini paling sering dipakai untuk poles kaca mobil

Bahan yang paling umum digunakan untuk menghilangkan baret pada permukaan kaca adalah Cerium Oxide. Bahan berbentuk bubuk itu juga menjadi pilihan tempat-tempat car detailing sebagai bubuk poles untuk permukaan kaca. Namun saat hendak menggunakan bubuk ini, pastikan kaca mobil dalam keadaan basah, baru poles kaca menggunakan bahan tersebut. Kemudian bersihkan dan tunggu sampai kaca mengering. Ulangi pada permukaan yang masih terdapat goresan atau jamur.

2. Rubbing Compound

Selain menghilangkan baret pada cat, kompon juga bisa digunakan pada kaca mobil

Bahan ini sering dikenal dengan istilah singkat, kompon mobil. Bentuknya gel dan biasanya berwarna putih. Bahan kimia tersebut selain bisa menyamarkan baret halus di permukaan cat bodi mobil juga bisa untuk menghilangkan jamur dan baret di kaca mobil. Caranya oleskan kompon pada permukaan kaca yang baret, lalu gosok perlahan dengan lap yang bersih dan kering. Kemudian bersihkan sisa kompon dengan lap sampai benar-benar bersih.

Baca Juga  2019 Ganti Mobil? Tukar Tambah Mobil Bekas Saja!

3. Face Tonic

Bahan ini sering dipakai untuk menghilangkan makeup di wajah

Bagi kaum hawa, mungkin istilah ini tidak asing lagi. Ya, face tonic merupakan bahan kimia yang dipakai untuk membersihkan sisa-sisa makeup di wajah. Selain kulit, ternyata bahan ini juga cukup manjur untuk membuat jamur dan jamur di kaca mobil lenyap. Caranya cukup tuang cairan kimia itu pada lap kering yang bersih. Gosok pada permukaan kaca yang baret, lalu keringkan dengan lap bersih kembali.

4. Alkohol

Hati-hati saat gunakan lakohol untuk membersihkan kaca mobil

Jangan pernah memikirkan untuk menggunakan cairan dari minum-minuman keras ke kaca mobil untuk menghilangkan jamur dan baret ya… Karena yang kami rekomendasikan ini adalah menggunakan alkohol murni dengan kandungan alkohol 50-90 persen. Tapi perlu hati-hati saat menggunakan alkohol pada permukaan kaca. Lakukan dengan cepat jangan sampai alkohol mengering. Jika terlanjur mengering, malah bisa meninggalkan bercak di permukaan kaca tersebut.

Baca Juga  Kesalahan Memakai AC yang Sering Dilakukan oleh Pengemudi dari SEAT

5. Pemutih Pakaian

Bahan yang paling mudah ditemukan dan bisa membuat kaca mobil bening

Bahan yang terakhir ini kami rekomendasikan karena paling mudah ditemukan. Cairan pemutih pakaian yang terbukti ampuh untuk menghilangkan noda membandel, ternyata cocok juga untuk aplikasi di kaca mobil. Oles permukaan kaca dengan lap yang sebelumnya sudah dituang cairan pemutih. Gosok perlahan sampai jamur hilang, lalu segera lap kembali hingga cairan benar-benar bersih.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cintamobil.com. Situs https://harianlampung.co.id adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://harianlampung.co.id tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”