News  

Viral Akun IG Diduga Milik Pria Asal Aceh Yang Tewas di Tangan Paspampres

Viral Akun IG Diduga Milik Pria Asal Aceh Yang Tewas di Tangan Paspampres
Viral Akun IG Diduga Milik Pria Asal Aceh Yang Tewas di Tangan Paspampres

HarianLampung.co.id –┬áTangerang Selatan, 18 Agustus 2023 – Sebuah insiden memilukan terjadi ketika seorang pria asal Aceh ditemukan meninggal dunia akibat dianiaya oleh seorang personel Paspampres dan dua anggota TNI.

Peristiwa tragis ini terjadi pada hari Jumat, 18 Agustus, di tepian Sungai Cibogo, yang terletak di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Korban bernama Imam Masykur, seorang perantau dari Aceh yang menjalani kehidupan di Tangerang Selatan. Dia memiliki sebuah kios kecil di kawasan Sandratek, tepatnya di Kelurahan Rempoa, tempat dia berdagang kosmetik.

Menurut para warga sekitar, Imam Masykur telah menempati kios ini selama delapan bulan sejak awal tahun 2023.

Peristiwa naas ini berawal saat Imam Masykur diculik pada tanggal 12 Agustus di tempat kerjanya, setelah terlibat dalam sebuah perdebatan dengan seorang personel Paspampres yang bernama Praka RM, serta dua anggota TNI lainnya.

Pelaku penculikan kemudian menghubungi keluarga korban dan mengancam akan membunuh Imam Masykur jika tidak diberikan uang tebusan sebesar Rp50 juta.

Tidak hanya itu, Imam Masykur juga mengalami penyiksaan yang mengerikan oleh ketiga pelaku selama periode penyanderaan. Kekerasan yang dialaminya menyebabkan tubuhnya penuh dengan memar dan luka.

Sayangnya, perjuangan hidupnya tidak berakhir bahagia, karena Imam Masykur akhirnya ditemukan tidak bernyawa.

Berita tragis ini telah mencuri perhatian publik secara luas. Banyak netizen yang mengekspresikan rasa dukacita mereka di akun Instagram milik Imam Masykur dengan nama pengguna @imam.masykur.948.

Banyak dari mereka mendoakan dan meninggalkan pesan-pesan empati yang mengharukan di bawah unggahan terakhir Imam Masykur.

Salah satu netizen dengan akun @ida*** menulis, “ya Allah.. semoga beliau memiliki akhir yang baik dan ditempatkan di surga-Mu.”

Begitu juga dengan akun @gwen*** yang berkomentar, “Kasihan sekali, semoga beliau mendapatkan tempat di surga dan dosanya diampuni.”

Akun @dewi*** juga menulis, “Innalillahi wainnailaihi raji’un, semoga beliau memiliki akhir hidup yang baik, dan semoga keadilan akan segera datang.”

Kasus ini tidak hanya menyentuh hati banyak orang, tetapi juga menimbulkan pertanyaan mengenai keadilan dan tindakan hukum yang harus diambil terhadap pelaku.

Semua pihak berharap agar kejadian ini tidak hanya berakhir dengan dukacita, tetapi juga dengan penegakan hukum yang adil demi mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan.

Rate this post