Media Inspirasi Masa Kini

Siap Siap, Total 20 Ribu Tenaga Kontrak di Bandar Lampung Diusulkan Jadi PPPK

Jadwal Pengisian DRH dan Usul Penetapan NI PPPK Guru

HarianLampung.co.id – Dalam merayakan Hari Ulang Tahun PGRI dan PGN ke-78 di Stadion Mini Waydadi, Bandar Lampung, Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengumumkan rencana menarik.

Ternyata, sebanyak 20 ribu tenaga kontrak di Kota Bandar Lampung akan diajukan menjadi guru dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Yuk, simak detilnya!

Rencana Hebat dari Walikota Eva Dwiana

Eva Dwiana, sang Walikota, secara tegas menyampaikan bahwa para pahlawan kontrak dari seluruh jenjang pendidikan di Kota Bandar Lampung bakal diberikan kesempatan emas ini.

Dalam peringatan Hari Ulang Tahun PGRI dan PGN ke-78, Eva mengungkapkan bahwa nantinya, para tenaga kontrak ini akan membuat perjanjian bersama dengan pemerintah kota.

Dan, tujuannya jelas: menghindari provokasi-provokasi yang mungkin saja terjadi di masa depan.

Tidak Hanya Guru, Semua Pihak Berpeluang

Eva menegaskan bahwa rencana baik ini tidak hanya melibatkan guru saja, tapi juga tenaga kontrak dari Kecamatan, Kelurahan, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Jadi, semuanya ikut berpesta!

Gajinya Sementara Disamakan dengan Pegawai Kontrak

Walau keuangan pemerintah kota belum seberapa untuk menggaji 20 ribu guru tersebut, Eva memberi jaminan bahwa gajinya akan disamakan dengan pegawai kontrak.

“Yang penting sekarang kita sudah aman kalau bisa menjadi PPPK. Kalau tenaga kontrak 20 ribu ini Kalau digaji hampir 100 miliar kita uangnya belum ada, jadi opsinya tenaga kontak ini kita berikan seperti gaji tenaga kontrak,” ungkap Eva dengan lugas.

Inisiatif PGRI: Jaminan dan Kebanggaan untuk Guru Kontrak

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bandar Lampung, Yuni Herwanto, menambahkan bahwa pengajuan tenaga kontrak menjadi guru PPPK ini berasal dari inisiatif besar PGRI.

Hal ini muncul karena kekhawatiran jika program kontrak dihapuskan oleh pemerintah di masa depan. Menurutnya, guru kontrak yang ikut PPPK akan mendapat jaminan dan kebanggaan lebih untuk melanjutkan karirnya sebagai guru.

“Harapannya jadi ada semacam kebanggaan dan jaminan bahwa mereka tidak berhenti. Sehingga kalau ada kekhawatiran sekolahnya tutup dia bisa ke sekolah lain,” terang Yuni.

Temukan Artikel Viral kami di Google News