Waspada Ada Buaya di Pesisir Pantai, Pemkot Bandar Lampung Himbau Wisatawan untuk Berhati-Hati

Waspada Ada Buaya di Pesisir Pantai, Pemkot Bandar Lampung Himbau Wisatawan untuk Berhati-Hati

HarianLampung.co.id – Waspada Ada Buaya di Pesisir Pantai, Pemkot Bandar Lampung Himbau Wisatawan untuk Berhati-Hati.

Pada saat liburan Tahun Baru 2023, Pemerintah Kota Bandarlampung memberikan peringatan kepada masyarakat untuk waspada terhadap keberadaan buaya di beberapa pantai di kota ini.

Hingga saat ini, buaya tersebut belum tertangkap dan menjadi ancaman bagi warga pesisir serta pengunjung dan wisatawan yang akan menikmati liburan akhir tahun di pantai-pantai di kota tersebut.

Baca Juga :   Daftar Tempat Wisata di Nusa Tenggara Timur

Masyarakat disarankan untuk berhati-hati dan waspada terhadap kemungkinan serangan buaya.

Berdasarkan laporan yang diterima dari masyarakat, terdapat beberapa lokasi perairan di pesisir Kota Bandarlampung yang dikatakan telah ditemui buaya, seperti di Pulau Pasaran, Pelindo Panjang, Lempasing, dan terakhir di Kali Belau.

Menurut sumber yang tidak disebutkan, kemungkinan ada dua ekor buaya yang belum tertangkap hingga saat ini.

Baca Juga :   Daftar Tempat Wisata di Bandung

Dalam upaya menangkap buaya tersebut, pihak yang terkait terus melakukan koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Buaya merupakan hewan yang dilindungi oleh hukum dan oleh karenanya, tindakan penangkapan harus dilakukan dengan hati-hati.

Para petugas masih terus bekerja sama dengan BKSDA untuk menangkap buaya tersebut, karena hewan itu dilindungi.

Kami juga terus memantau keberadaan buaya tersebut. Dari informasi yang kami kumpulkan, ada indikasi bahwa buaya tersebut terlepas dari penangkaran dan tidak terlihat terancam oleh kehadiran manusia di dekatnya.

Baca Juga :   Daftar Lokasi Vaksin Booster DKI-Tangerang dan Sekitarnya

Namun, meskipun demikian, masyarakat tidak boleh mendekatinya karena dapat berbahaya.

Sehingga, jika ada warga yang melihat kemunculan buaya, segeralah melaporkannya ke pamong setempat atau ke dinas terkait agar tindakan yang tepat dapat dilakukan