Film Ghost in the Cell mencatatkan pencapaian impresif dengan menembus satu juta penonton hanya dalam enam hari penayangan di bioskop Indonesia. Perolehan ini tidak hanya menjadi bukti popularitas film tersebut, tetapi juga mengukuhkan posisi sang sutradara, Joko Anwar, dalam sejarah perfilman Tanah Air.
Joko Anwar kini tercatat sebagai satu-satunya sutradara Indonesia yang berhasil menorehkan tujuh film berturut-turut melampaui angka satu juta penonton. Konsistensi ini belum pernah dicapai oleh sutradara lain di kancah perfilman nasional.
Sejarah Baru di Industri Film Indonesia
Sebelum Ghost in the Cell, enam film Joko Anwar lainnya yang juga sukses meraih jutaan penonton adalah Pengepungan di Bukit Duri (2025), Siksa Kubur (2024), Pengabdi Setan 2: Communion (2022), Perempuan Tanah Jahanam (2019), Gundala (2019), dan Pengabdi Setan (2017).
Film Ghost in the Cell sendiri merupakan karya terbaru Joko Anwar yang bergenre horor komedi satir. Cerita film ini berpusat pada teror hantu yang menghantui Lapas Labuhan Angsana.
Teror Hantu di Lapas Labuhan Angsana
Hantu dalam film ini dikisahkan mengincar narapidana dan sipir yang memiliki aura negatif, yang berujung pada kematian mengerikan. Untuk bertahan hidup, para narapidana dituntut untuk berbuat baik.
Ghost in the Cell dibintangi oleh sejumlah aktor ternama, antara lain Abimana Aryasatya, Morgan Oey, Aming, Endy Arfian, Lukman Sardi, Mike Lucock, Tora Sudiro, dan Arswendy Bening Swara.
Saat ini, film Ghost in the Cell masih tayang di berbagai bioskop di seluruh Indonesia.






