Kopikina Taman Heulang, Bogor, Jawa Barat, menggelar acara “Cupping & Bar Takeover” yang menggabungkan eksplorasi rasa kopi spesialti dengan penampilan musisi lokal. Acara yang berlangsung sehari penuh ini dirancang untuk memperkenalkan dunia kopi kepada pengunjung secara interaktif.
Sesi interaktif dimulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB. Kopikina menghadirkan tiga pilihan limited beans yang telah dikurasi secara khusus: Colombia Las Margaritas Geisha Natural, Ethiopia Kelloo Bensa #1 Washed, dan Panama Volcan Valley Thermolic Geisha. Ketiga jenis kopi ini dapat dinikmati langsung oleh para tamu dalam bentuk seduhan dan juga tersedia untuk dibeli sebagai biji kopi eksklusif dalam jumlah terbatas.
Melalui sesi ini, Kopikina menegaskan kembali komitmennya terhadap industri kopi spesialti. Dengan dukungan fasilitas roastery internal, Kopikina terus berinovasi dalam kurasi biji kopi, mulai dari ragam pilihan biji kopi Indonesia hingga menghadirkan keunikan melalui exotic beans dalam acara tersebut.
Lebih lanjut, sesi bar takeover menampilkan kolaborasi antara Muhammad Fakhri dan Bayu Prawiro. Keduanya akan menyajikan interpretasi minuman yang kreatif dan eksperimental menggunakan biji kopi pilihan yang disajikan. Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya Kopikina untuk membangun ekosistem kopi spesialti yang kuat, baik dari sisi produk maupun keterlibatan para pelaku industri.
Homegrown Club: Wadah Talenta Lokal
Memasuki malam hari, suasana acara bertransformasi dengan peluncuran “Homegrown Club,” sebuah inisiatif musik terbaru dari Kopikina yang didedikasikan sebagai ruang apresiasi bagi talenta musik lokal. Inisiatif ini menunjukkan langkah Kopikina untuk tidak hanya berfokus pada kopi, tetapi juga memberikan dukungan nyata bagi skena kreatif, khususnya di Bogor.
Sejalan dengan tagline Kopikina, “Specialty for Everyone,” kehadiran Kopikina di Taman Heulang Bogor merefleksikan cara jenama ini bertumbuh di setiap kota. Selain sebagai ekspansi ruang, Kopikina berupaya beradaptasi dengan identitas lokal di setiap lokasinya. Berakar dari Jakarta, Kopikina memilih untuk mendekatkan diri pada kultur, kebiasaan, dan dinamika komunitas yang telah hidup di sana.
Bagi Kopikina, setiap lokasi memiliki karakter unik. Di Bogor, hal ini diwujudkan dengan tidak hanya hadir sebagai tempat nongkrong, tetapi juga sebagai bagian integral dari ekosistem kreatif yang sudah ada. Semangat ini tercermin dalam kurasi “Homegrown Club” yang secara sadar melibatkan talenta lokal sebagai bagian dari pengalaman pengunjung.
Swellow Meramaikan Panggung
Puncak acara malam hari diisi oleh penampilan musisi asal Bogor, Swellow, yang tampil pada pukul 20.00 hingga 22.00 WIB. Kehadiran Swellow menjadi representasi komitmen Kopikina dalam merayakan dan mengangkat skena kreatif setempat. Inisiatif ini bertujuan menciptakan ruang yang tidak hanya dikunjungi, tetapi juga dirasakan kepemilikannya oleh komunitas.
Brand Relations Kopikina, Celine, menyatakan bahwa melalui Kopikina Taman Heulang, pihaknya berupaya menjadi bagian dari komunitas di setiap lokasi. “Kami ingin tumbuh bersama Bogor, menghargai karakter lokal dan memberikan ruang bagi talenta yang ada,” ujar Celine dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (21/4/2026).
Rangkaian acara “Cupping & Bar Takeover” dan “Homegrown Club” ini membangun platform bagi Kopikina Taman Heulang Bogor sebagai ruang pertemuan antara kopi, komunitas, dan kreativitas. Pengunjung diajak untuk merasakan pengalaman yang menyentuh baik dari sisi rasa maupun irama.


