Megapolitan

Kenali Modus Ganjal Mesin ATM dan Cara Menghindarinya

Advertisement

Modus kejahatan dengan menggagalkan kartu ATM kembali memakan korban. Kali ini, komplotan pelaku berhasil menguras dana nasabah hingga ratusan juta rupiah di sebuah mesin ATM di kawasan Cipayung, Jakarta Timur. Polisi telah mengamankan empat orang terduga pelaku yang salah satunya merupakan residivis.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur, Ajun Komisaris Besar Polisi Bayu Kurniawan, mengungkapkan bahwa total kerugian yang dialami korban mencapai Rp 274 juta. “Dana korban yang hilang tanpa sepengetahuannya itu sebesar Rp 274 juta,” ujar Bayu di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Ganjal Kartu, Hafalkan PIN Jadi Kunci Aksi Pelaku

Aksi pencurian ini bermula ketika korban berniat melakukan penarikan tunai di sebuah minimarket di Cipayung. Saat kartu dimasukkan ke mesin ATM, pelaku yang sudah mengintai, merekayasa agar kartu tersebut tersangkut seolah-olah mesin mengalami masalah.

Dalam situasi panik tersebut, seorang pelaku mendekati korban dan menawarkan bantuan. Pelaku kemudian mengarahkan korban untuk kembali memasukkan nomor PIN, yang ternyata diamati dan dihafal oleh pelaku. “Salah satu pelaku kemudian mengarahkan korban untuk kembali memasukkan PIN, yang ternyata diamati dan dihafal,” jelas Bayu.

Bersamaan dengan itu, pelaku lain berpura-pura menjadi nasabah lain dan menyarankan korban untuk segera melapor ke pihak bank. Hal ini dilakukan agar korban meninggalkan mesin ATM. Setelah korban lengah dan meninggalkan mesin, pelaku yang sudah menguasai PIN segera mengambil kartu yang tersangkut dan melakukan serangkaian transaksi untuk menguras seluruh dana di rekening korban.

Kasus Serupa Marak di Berbagai Wilayah

Modus operandi serupa ternyata tidak hanya terjadi di Jakarta Timur. Sebelumnya, kasus serupa juga dilaporkan terjadi di sebuah minimarket di kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR), Bogor Selatan. Dalam kasus tersebut, pelaku juga berpura-pura membantu korban yang kartunya bermasalah, lalu menukar kartu ATM korban dengan kartu yang identik tanpa disadari oleh korban.

Advertisement

Korban baru menyadari saldo rekeningnya terkuras setelah melakukan pengecekan di rumah. Kejadian ini menegaskan bahwa modus ganjal kartu ATM masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat.

Tips Menghindari Penipuan Ganjal ATM

Untuk mengantisipasi agar tidak menjadi korban kejahatan ini, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat bertransaksi di mesin ATM. Pelaku umumnya memanfaatkan manipulasi situasi dan psikologis korban.

  • Pilih Lokasi ATM yang Aman dan Ramai: Utamakan penggunaan mesin ATM yang berada di dalam minimarket besar, kantor bank, atau lokasi yang memiliki petugas keamanan dan CCTV yang aktif. Hindari mesin ATM di tempat sepi, gelap, atau minim pengawasan, terutama pada jam-jam rawan.
  • Periksa Kondisi Mesin ATM: Sebelum memasukkan kartu, periksa slot kartu. Pastikan tidak ada benda asing, lem, atau alat ganjal yang mencurigakan. Jika kartu sulit masuk atau mesin terlihat tidak normal, segera batalkan transaksi dan pindah ke mesin ATM lain.
  • Lindungi PIN dengan Benar: Saat memasukkan PIN, tutupi keypad dengan tangan untuk mencegah orang di sekitar atau kamera CCTV melihatnya. Waspadai orang yang berdiri terlalu dekat atau memperhatikan gerakan tangan Anda.
  • Jangan Mudah Percaya Bantuan Orang Asing: Pelaku seringkali berpura-pura menjadi penolong saat korban mengalami kendala. Jika kartu tersangkut atau mesin ATM menunjukkan error, jangan terima bantuan dari orang yang tidak dikenal. Segera hubungi petugas keamanan resmi atau call center bank.
  • Jangan Tinggalkan Kartu ATM di Mesin: Jika kartu tersangkut, jangan langsung meninggalkan lokasi. Tetaplah di tempat dan segera hubungi satpam atau call center bank. Meninggalkan kartu ATM di mesin memberikan kesempatan lebih besar bagi pelaku untuk beraksi.
  • Pertimbangkan Transaksi Digital atau Cardless: Untuk mengurangi risiko, manfaatkan layanan transaksi tanpa kartu (cardless) melalui aplikasi perbankan resmi. Metode ini lebih aman karena tidak melibatkan kartu fisik yang dapat dimanipulasi.

Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya pada imbauan transfer, hadiah, atau bantuan dari orang tidak dikenal yang mengarahkan transaksi di sekitar mesin ATM. Kewaspadaan adalah kunci utama untuk melindungi diri dari berbagai modus penipuan.

Sumber: http://megapolitan.kompas.com/read/2026/04/22/21380851/kenali-modus-ganjal-mesin-atm-dan-cara-menghindarinya

Advertisement