Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan lima pejabat eselon II yang baru dilantik di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk menjaga integritas. Ia menegaskan bahwa di Kemenkeu tidak ada ruang abu-abu dalam menjalankan tugas.
Pelantikan yang berlangsung pada Selasa (21/4/2026) ini didasarkan pada Keputusan Menteri Keuangan Nomor 94 Tahun 2026 tentang Mutasi dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Purbaya menekankan peran strategis para pejabat dalam menjaga stabilitas fiskal dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Saya percaya bahwa Saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan. Semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa bersama kita,” ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Selasa (21/4/2026).
Peran Kunci Pejabat Baru
Purbaya menilai kredibilitas pengelolaan fiskal menjadi kunci utama untuk meningkatkan kepercayaan investor. Aliran modal masuk dari investor, menurutnya, akan memicu percepatan pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
“Jadi peran teman-teman semua ini jelas, jaga fiskal, dorong pertumbuhan, dan pastikan negara ini tetap stabil. Efek kerja Anda itu panjang. Anda jaga fiskal, investor percaya, investor percaya, modal masuk, ekonomi akan tumbuh lebih cepat, pelan-pelan akan menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak lagi,” tegasnya.
Integritas Tanpa Kompromi
Lebih lanjut, Purbaya secara khusus menyoroti pentingnya integritas. Ia mengingatkan bahwa pelanggaran prinsip tidak dapat ditoleransi.
“Anda harus menjaga integritas Anda. Di Kemenkeu itu enggak ada ruang abu-abu. Benar ya benar, salah ya salah. Kalau Anda mulai kompromis sedikit, efeknya bisa berantai. Hal ini kecil, besok jadi sistem. Kalau sudah jadi sistem, susah dibalikin. Jadi sekali lagi, jangan coba-coba. Sekali lagi, kita kerja lebih keras dengan mempertahankan integritas,” terangnya.
Lima Pejabat Eselon II yang Dilantik
Kelima pejabat yang dilantik menduduki posisi di berbagai unit eselon I Kemenkeu. Mereka berasal dari unit kerja seperti Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF), Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), serta Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK).
Adapun daftar pejabat yang dilantik adalah:
- Rofii Edy Purnomo sebagai Kepala Biro Advokasi (Sekretariat Jenderal)
- Ihda Muktiyanto sebagai Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan (Sekretariat Jenderal)
- Ferry Ardiyanto sebagai Direktur Strategi Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi (DJSEF)
- Sugeng Apriyanto sebagai Kepala Kantor Wilayah DJKN Kalimantan Timur dan Utara
- Suska sebagai Direktur Pengembangan Perbankan, Pasar Keuangan, dan Pembiayaan Lainnya (DJSPSK)
Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi Kemenkeu guna memperkuat kinerja dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah dinamika global yang terus berubah.






