Hype

3 Kali Ganti Judul, Ashanty Menangis Lega Akhirnya Lulus Ujian Tertutup S3

Advertisement

Penyanyi Ashanty tak kuasa menahan haru dan tangis lega setelah berhasil menyelesaikan ujian tertutup program doktor (S3) di Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya. Kendati masih ada satu tahapan lagi, yakni ujian terbuka, pencapaian ini disambutnya dengan perasaan plong.

“Aku berhasil,” ucap Ashanty dengan nada penuh kelegaan usai sidang tertutupnya di The Hermansyah A6. Ia menambahkan, “Pengin nangis.”

Perjalanan Ashanty menempuh pendidikan S3 ternyata tidak mulus. Ia mengakui, tanpa banyak diketahui publik, dirinya harus melalui proses revisi yang intensif dan bahkan berkali-kali mengganti judul disertasinya.

“Lima (kali sidang seminar), aku tiga kali ganti judul di awal itu,” ungkap Ashanty, membeberkan perjuangannya. Ia melanjutkan, “Temanku sebagian udah pada wisuda, dua bulan lalu. Aku tiga kali ganti judul, revisi banyak banget catetannya, sekolah hampir empat tahun.”

Kesibukan pekerjaan di dunia hiburan menambah beban Ashanty dalam menyelesaikan studi. Revisi dari setiap ujian yang dilalui kerap kali datang bersamaan dengan jadwal manggung dan aktivitas lainnya.

“Ada hal-hal yang aku enggak share ke publik,” tutur Ashanty. Ia menambahkan, “Bagaimana stres aku, bagaimana down-nya, bagaimana diinfus dulu. Enggak pernah aku share gimana stresnya.”

Advertisement

Kini, setelah berhasil melewati ujian tertutup, Ashanty merasa beban berat terangkat. Ia hanya perlu mempersiapkan diri untuk ujian terbuka yang rencananya akan dihadiri oleh anak-anaknya.

“Sebenarnya ini udah akhir banget, cuma belum dibilang resmi kalau belum ujian terbuka,” jelas Ashanty. Ia menambahkan, “Itu aku ngundang anak-anak, buat bisa mensupport, terima speech aku.”

Disertasi yang diajukan Ashanty berjudul “Respons Adaptif Penyanyi Baby Boomers dan Generasi X Terhadap Transformasi Digital di Industri Musik Indonesia.”

Perjalanan akademis Ashanty memang tergolong panjang. Ia meraih gelar Sarjana (S1) Ilmu Hubungan Internasional dari Universitas Paramadina pada tahun 2005. Kemudian, pada tahun 2018, ia menyelesaikan studi Magister (S2) di Universitas Bina Nusantara jurusan Manajemen. Kini, sejak tahun 2023, ia menempuh pendidikan S3 di UNAIR Surabaya dengan fokus pada jurusan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Sumber: http://www.kompas.com/hype/read/2026/04/21/195714566/3-kali-ganti-judul-ashanty-menangis-lega-akhirnya-lulus-ujian-tertutup-s3

Advertisement