JAKARTA, KOMPAS.com – Penyanyi Ashanty, yang baru saja meraih gelar doktor, mengungkapkan rencananya untuk kembali menempuh pendidikan tinggi dengan mengambil program Sarjana (S1) di bidang Hukum. Keputusan ini diambilnya bukan untuk mengejar gelar tambahan, melainkan atas dasar keyakinan akan pentingnya ilmu hukum.
Ashanty membenarkan bahwa proses pendaftaran dan tes masuk untuk program S1 Hukum telah dilaluinya. “Udah daftar, udah tes, tesnya hampir dua jam,” ungkap Ashanty saat ditemui di kawasan The Hermansyah A6.
Ia menambahkan, “Jadi aku mau ambil lagi sekolah hukum.”
Terkait alasan di balik keputusannya menempuh pendidikan S1 Hukum setelah menyelesaikan jenjang S3, Ashanty menyatakan, “Karena menurut aku penting banget, dan aku juga punya tujuan sih,” ujarnya, tanpa merinci lebih lanjut tujuan spesifik tersebut.
Namun, berbeda dari pendidikan sebelumnya, Ashanty memilih untuk tidak melanjutkan studi hukum di almamater S3-nya, melainkan di salah satu perguruan tinggi swasta di Surabaya. Pilihan kampus ini pun datang dengan rekomendasi dari promotornya saat menempuh pendidikan S3 di Universitas Airlangga (UNAIR).
“Yang merekomendasikan kampus ini dari promotor aku di UNAIR,” jelas Ashanty.
Memanfaatkan Jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau
Ashanty menjelaskan bahwa kampus yang dipilihnya, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, menawarkan program studi melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Jalur ini memungkinkan penyetaraan pendidikan sebelumnya, sehingga calon mahasiswa dapat menyelesaikan jenjang S1 atau S2 dalam waktu yang lebih singkat.
“Karena jalur RPL ini enggak semua kampus punya,” terang Ashanty mengenai keunggulan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya.
Keputusan Ashanty untuk menempuh S1 Hukum di Surabaya juga dilatarbelakangi oleh efisiensi. Ia menyebutkan bahwa akreditasi kampus tersebut berpredikat A, dan mengingat aktivitasnya yang kerap bolak-balik ke Surabaya untuk keperluan akademis sebelumnya, ia merasa lebih praktis.
“Dan kenapa Wijaya Kusuma, karena selain akreditasinya A, kemarin aku bolak balik UNAIR, (jadi) sekalian,” pungkasnya.
Rekam Jejak Akademis Ashanty
Sebelumnya, Ashanty telah menorehkan sejumlah pencapaian akademis. Ia menyelesaikan pendidikan S1 di jurusan Ilmu Hubungan Internasional dari Universitas Paramadina pada tahun 2005. Dilanjutkan dengan jenjang S2 di Universitas Bina Nusantara dengan jurusan Manajemen, yang ia selesaikan pada tahun 2018.
Terbaru, Ashanty berhasil meraih gelar doktor (S3) jurusan Pengembangan Sumber Daya Manusia dari UNAIR Surabaya pada tahun 2023.






