Produsen ponsel asal China, Vivo, secara resmi meluncurkan ponsel terbarunya yang menyasar segmen entry-level, yaitu Vivo Y6t, di pasar domestiknya. Perangkat ini hadir dengan sejumlah keunggulan yang cukup menarik, terutama dari sisi daya tahan baterai dan kualitas layar.
Vivo Y6t dibekali dengan baterai berkapasitas jumbo 6.500 mAh. Kapasitas ini diklaim mampu bertahan untuk navigasi menggunakan aplikasi peta selama 9 jam dalam sekali pengisian daya. Selain itu, baterai tersebut juga disebut dapat digunakan untuk menonton video pendek hingga 21 jam, atau melakukan panggilan telepon selama kurang lebih 32 jam.
Untuk pengisian daya, ponsel ini mendukung teknologi fast charging 15 watt melalui konektor USB-C. Fitur menarik lainnya adalah kemampuan reverse charging, yang memungkinkan pengguna mengisi daya perangkat lain menggunakan kabel USB-C.
Spesifikasi Layar dan Kamera
Dari segi desain, Vivo Y6t mengusung layar LCD berukuran 6,74 inci dengan resolusi HD Plus (720 x 1.600 piksel). Meskipun resolusinya tergolong standar, layar ini telah mendukung refresh rate hingga 120 Hz, yang menjanjikan pergerakan animasi yang lebih mulus dibandingkan layar standar 60 Hz. Vivo juga mengklaim layar ini dilengkapi fitur perlindungan mata dan bebas kedipan.
Untuk kebutuhan fotografi, Vivo Y6t dibekali satu kamera belakang 13 MP (f/2.2) yang mendukung berbagai mode pemotretan seperti night, portrait, dan panorama, serta mampu merekam video hingga resolusi 1080p. Di bagian depan, terdapat kamera selfie 5 MP (f/2.2) yang juga dapat merekam video hingga resolusi Full HD.
Performa dan Fitur Pendukung
Sektor performa Vivo Y6t ditenagai oleh chipset Snapdragon 4 Gen 2 yang diproduksi dengan fabrikasi 4 nanometer. Prosesor ini memiliki konfigurasi octa-core dengan kecepatan hingga 2,2 GHz dan didukung oleh pengolah grafis Adreno 613.
Untuk menunjang kinerja, ponsel ini dipadukan dengan pilihan RAM hingga 8 GB (LPDDR4X) dan penyimpanan internal hingga 256 GB (UFS 3.1). Pengguna juga dapat memanfaatkan fitur ekspansi RAM (Memory Fusion) hingga 8 GB.
Pada aspek perangkat lunak, Vivo Y6t menjalankan sistem operasi Android 16 yang dilapisi antarmuka OriginOS 6. Ponsel dengan ketebalan 8,39 mm dan bobot 209 gram ini turut dilengkapi dengan dukungan jaringan 5G, sensor sidik jari di bingkai perangkat, jack audio 3,5 mm, Bluetooth 5.1, dan IR blaster.
Di pasar China, Vivo Y6t hadir dalam pilihan warna hitam, putih, dan biru. Varian 6/128 GB dijual mulai dari 1.699 yuan atau setara dengan Rp 4,1 juta. Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan Vivo Y6t di pasar global, termasuk di Indonesia.






