Nasional

1.773 ASN Ikuti Latsar Komcad, Menhan Minta Pelatih Tak Arogan, Hindari Kontak Fisik

Advertisement

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menekankan pentingnya pendekatan humanis dan edukatif dalam Latihan Dasar Militer (Latsarmil) bagi 1.773 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tergabung dalam Komponen Cadangan (Komcad). Ia secara tegas meminta para pelatih untuk menghindari sikap arogan dan kontak fisik yang tidak perlu selama proses pelatihan.

Pesan tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Letjen TNI Gabriel Lama, saat membacakan amanat Sjafrie dalam upacara pembukaan Latsarmil di Baseops Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (22/4/2026).

“Para pelatih agar mengutamakan pendekatan yang humanis dan edukatif, menghindari sikap arogan maupun kontak fisik yang tidak perlu,” ujar Gabriel, mengutip amanat Menteri Pertahanan.

Selain itu, Gabriel menambahkan, pelatih juga diharapkan dapat memberikan materi yang mendidik serta menjadi teladan dalam sikap dan penampilan sehari-hari kepada para peserta.

Kepada para peserta ASN calon Komcad, Sjafrie meminta mereka untuk senantiasa menjaga ketertiban, disiplin, dan suasana kondusif selama menjalani pendidikan. Hal ini penting agar seluruh rangkaian pelatihan dapat berjalan dengan lancar.

“Tumbuhkan rasa bangga sebagai aparatur sipil negara, baik dari kementerian maupun lembaga, sekaligus merupakan bagian dari keluarga besar Tentara Nasional Indonesia, serta perkuat kecintaan dan pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Gabriel, membacakan amanat Sjafrie.

Seluruh rangkaian Latsarmil ini diharapkan diikuti secara profesional, tertib, dan sesuai dengan kurikulum serta ketentuan yang berlaku. Para peserta juga diminta untuk menjaga kehormatan dan nama baik Komcad di mana pun mereka berada.

“Untuk itu, saya berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan penuh tanggung jawab, semangat, dan dedikasi,” tambah Gabriel.

Advertisement

Sjafrie juga menyoroti bahwa keberhasilan pelatihan ini akan menjadi bagian penting bagi peningkatan kinerja seluruh kementerian dan lembaga. Ia berharap nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam tugas sehari-hari sebagai abdi negara yang profesional dan berintegritas.

Proses Seleksi Ketat

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 1.773 ASN dari berbagai kementerian dan lembaga telah memulai Latsarmil Komcad gelombang pertama pada Rabu (22/4/2026). Para peserta ini telah melalui serangkaian tahapan seleksi yang cukup ketat.

Tahapan awal dimulai dengan pemeriksaan administrasi yang dilaksanakan pada 2 hingga 27 Maret 2026 di kementerian masing-masing. Selanjutnya, pemeriksaan kesehatan berlangsung dari 30 Maret hingga 10 April 2026 di empat rumah sakit. Dari 2.115 peserta yang mengikuti tahap kesehatan, sebanyak 2.019 orang dinyatakan lulus, sementara 96 orang tidak memenuhi syarat.

Tahap berikutnya adalah pengambilan data jasmani, psikologi, dan mental ideologi yang dilaksanakan pada 13 hingga 17 April 2026 di enam lembaga pendidikan. Dari 1.927 peserta yang mengikuti tahap ini, 1.773 orang berhasil lulus, dan 150 orang dinyatakan tidak lulus.

Alokasi Lokasi Pelatihan

Ribuan peserta yang dinyatakan lulus kemudian akan menjalani Latihan Dasar Kemiliteran selama 1,5 bulan di sejumlah lokasi yang telah ditentukan. Alokasi peserta per lokasi adalah sebagai berikut:

  • Pusat Komunikasi Badan Intelijen Negara (Puskom Belneg): 257 orang
  • Resimen Induk Daerah Militer Jaya (Rindam Jaya): 222 orang
  • Pusat Pendidikan Kesehatan TNI Angkatan Darat (Pusdikes Puskesad): 453 orang
  • Brigade Infanteri 1 Pasukan Marinir 1 (Brigif 1 Pasmar 1): 280 orang
  • Pusat Bahasa Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Udara (Pusbahasa Kodiklatau): 270 orang
  • Wing Pendidikan 500/Umum Atang Sendjaja (Wingdik 500 Atang Sendjaja): 291 orang

Pelatihan dasar kemiliteran Komcad ini dimulai pada 22 April 2026. Peserta yang berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan akan resmi ditetapkan sebagai anggota Komcad pada 5 Juni 2026.

Sumber: http://nasional.kompas.com/read/2026/04/22/11311691/1773-asn-ikuti-latsar-komcad-menhan-minta-pelatih-tak-arogan-hindari-kontak

Advertisement