Global

AS dan Iran Disebut Sepakat Bertemu, Delegasi Tiba di Pakistan Rabu Pagi

Advertisement

Amerika Serikat (AS) dan Iran dikabarkan telah memberikan sinyal kesediaan untuk menggelar negosiasi tahap kedua di Islamabad, Pakistan. Para pejabat Pakistan menyebut, kedua negara telah mengindikasikan akan melanjutkan pembicaraan gencatan senjata di ibu kota negara tersebut.

Namun, hingga kini, baik Washington maupun Teheran belum memberikan konfirmasi resmi mengenai waktu pelaksanaan perundingan tersebut. Kantor berita Associated Press melaporkan, Selasa (21/4/2026), bahwa dua pejabat regional yang enggan disebutkan namanya menyatakan indikasi tersebut.

Menurut para pejabat yang berbicara dengan syarat anonim karena tidak berwenang memberikan keterangan pers, Pakistan telah menerima konfirmasi bahwa negosiator utama dari kedua negara dijadwalkan tiba di Islamabad pada Rabu (22/4/2026) pagi. Delegasi AS akan dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance, sementara Iran akan diwakili oleh Ketua Parlemen Mohammad Bagher Qalibaf.

Gedung Putih dilaporkan sangat merahasiakan jadwal perjalanan Vance. Sementara itu, pihak Pakistan optimis menyambut kedatangan delegasi pada Rabu pagi. Rencana pembicaraan langsung dengan Iran diproyeksikan akan berlangsung di Islamabad pada Rabu malam.

Sebelumnya, Washington telah mengumumkan bahwa JD Vance akan bertolak ke Pakistan. Namun, televisi pemerintah Iran justru melaporkan bahwa belum ada pejabat Iran yang tiba di Islamabad.

AS dan Iran Masih Saling Menunggu

Kepastian negosiasi putaran kedua antara Washington dan Teheran masih belum sepenuhnya terang. Pakistan menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah perundingan di tingkat tertinggi yang rencananya diselenggarakan pada Rabu (22/4/2026).

Advertisement

Meskipun demikian, Gedung Putih belum memberikan keterangan resmi mengenai kapan Wakil Presiden JD Vance akan meninggalkan Washington. Vance direncanakan terbang bersama utusan khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, serta menantu sang presiden, Jared Kushner.

Rencana pertemuan ini sangat bergantung pada kesediaan Iran untuk kembali ke meja perundingan. Sebelumnya, seperti dilaporkan Al Jazeera pada Selasa (21/4/2026), para pejabat Pakistan menyatakan bahwa belum ada tim delegasi tingkat tinggi yang tiba di lapangan, meskipun staf pendukung telah berada di sana selama beberapa hari terakhir.

Kendala utama yang dihadapi dalam negosiasi ini tampaknya adalah prasyarat Iran agar blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran diakhiri.

Sumber: http://internasional.kompas.com/read/2026/04/21/194000970/as-dan-iran-disebut-sepakat-bertemu-delegasi-tiba-di-pakistan-rabu

Advertisement