New York – Mantan produser Hollywood, Harvey Weinstein, kembali menghadapi persidangan atas tuduhan pemerkosaan di New York City, Selasa (7/5/2024) waktu setempat. Ini merupakan persidangan keempat bagi Weinstein dalam enam tahun terakhir.
Dalam sidang kali ini, Weinstein didakwa atas dugaan pemerkosaan terhadap Jessica Mann. Mann sebelumnya telah dua kali bersaksi bahwa ia diperkosa oleh Weinstein di sebuah hotel di Manhattan pada Maret 2013.
Riwayat Kasus dan Putusan
Kasus ini memiliki sejarah panjang. Pada tahun 2020, Weinstein sempat divonis bersalah atas pemerkosaan tingkat tiga terhadap Mann. Namun, putusan tersebut kemudian dibatalkan oleh pengadilan tertinggi negara bagian.
Dalam persidangan ulang yang digelar tahun lalu, juri menyatakan Weinstein bersalah atas kasus penyerangan terhadap korban lain, Miriam Haley. Akan tetapi, juri tidak mencapai kesepakatan terkait dakwaan yang melibatkan Mann, sehingga jaksa memutuskan untuk mengajukan kembali perkara tersebut ke pengadilan.
Dalam pernyataan pembukanya, jaksa menekankan bahwa kasus ini berakar pada “kekuasaan, kontrol, dan manipulasi”. Mereka berargumen bahwa Weinstein memanfaatkan posisinya sebagai figur berpengaruh di industri hiburan untuk mendekati korban.
Bantahan Tim Kuasa Hukum
Di sisi lain, tim kuasa hukum Weinstein mengajukan argumen bahwa hubungan antara kliennya dan Mann didasari atas persetujuan. Pihak pembela menyoroti sejumlah pesan yang dikirim Mann kepada Weinstein sebagai bukti adanya komunikasi yang bersifat personal dan sukarela.
Mereka menegaskan bahwa hubungan tersebut terjadi secara sukarela, bahkan berulang kali, dan bahwa Mann memiliki kendali penuh atas pilihannya sendiri.
Sidang ini melibatkan 12 juri, terdiri dari tujuh pria dan lima perempuan, serta enam juri cadangan. Persidangan ini diperkirakan akan berlangsung hingga pekan kedua Mei mendatang.
Kasus Terkait Lainnya
Sebelumnya, Weinstein juga telah divonis bersalah dalam kasus pemerkosaan terhadap seorang model asal Italia di Los Angeles pada tahun 2022 dan dijatuhi hukuman 16 tahun penjara. Namun, putusan tersebut saat ini masih dalam proses banding.
Latar Belakang Kontroversi Weinstein
Harvey Weinstein pernah menjadi salah satu produser paling berpengaruh di Hollywood melalui perusahaan Miramax dan The Weinstein Company. Ia terlibat dalam produksi sejumlah film sukses yang meraih penghargaan Oscar.
Reputasinya mulai runtuh pada tahun 2017 ketika puluhan perempuan menuduhnya melakukan pelecehan seksual hingga pemerkosaan. Tuduhan tersebut memicu gerakan global #MeToo dan menjadikannya salah satu figur paling kontroversial dalam industri hiburan. Sejak itu, Weinstein menghadapi berbagai proses hukum di Amerika Serikat.






