Bola

Inter Milan ke Final Coppa Italia, Chivu Bisa seperti Mourinho

Advertisement

MILAN – Inter Milan memastikan diri lolos ke final Coppa Italia 2025-2026 setelah membalikkan keadaan dan mengalahkan Como 1907 dengan skor 3-2 dalam laga leg kedua semifinal di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (21/4/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini membuka peluang tim asuhan Cristian Chivu untuk meraih dobel gelar musim ini.

Il Nerazzurri sempat tertinggal dua gol lebih dulu melalui lesakan Martin Baturina pada menit ke-32 dan Lucas Da Cunha di menit ke-48. Namun, Hakan Calhanoglu berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-69, sebelum akhirnya menyamakan kedudukan di menit ke-86. Petar Sucic kemudian menjadi penentu kemenangan Inter Milan di menit ke-89.

Dengan kemenangan 3-2 di leg kedua, Inter Milan unggul agregat 3-2 atas Como 1907, setelah pada leg pertama bermain imbang tanpa gol. Tim besutan Chivu kini menanti pemenang dari semifinal lain antara Atalanta dan Lazio.

Potensi Dobel Gelar Musim Ini

Kesuksesan melaju ke final Coppa Italia semakin mempertegas kans Inter Milan untuk meraih dobel gelar pada musim 2025-2026. Di pentas Serie A, tim besutan Chivu ini hanya selangkah lagi untuk mengunci gelar juara.

Secara matematis, Inter Milan hanya membutuhkan empat poin tambahan untuk memastikan diri sebagai kampiun Serie A 2025-2026. Bahkan, Inter Milan berpeluang menggelar pesta juara pada akhir pekan ini jika berhasil menang melawan Torino dan dua pesaing terdekatnya, AC Milan serta Napoli, gagal meraih poin penuh.

Meraih gelar Serie A dan Coppa Italia dalam musim pertamanya sebagai pelatih Inter Milan tentu akan menjadi catatan prestasi yang sangat gemilang bagi Cristian Chivu.

Advertisement

Perbandingan dengan Jose Mourinho

Kesuksesan Inter Milan di musim ini mengingatkan kembali pada pencapaian klub pada musim 2009-2010, ketika tim yang diasuh Jose Mourinho berhasil meraih treble winners dengan menjuarai Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions.

Meskipun musim ini tidak ada target treble, raihan dobel gelar Serie A dan Coppa Italia yang berpotensi diraih Chivu disamakan dengan pencapaian Mourinho dalam satu musim yang sama.

Menanggapi perbandingan tersebut, Chivu enggan terlalu memikirkannya. “Itu karena kalian di media menyukai tajuk utama, tetapi saya hanyalah Cristian, satu-satunya tanggung jawab saya adalah kepada para pemain ini,” ujar Chivu.

Ia menambahkan, “Saya hanya mencoba melakukan pekerjaan saya dengan sebaik-baiknya untuk mereka yang percaya kepada saya, untuk para pemain hebat ini, dan berharap dapat membawa pulang beberapa tujuan kami.” Chivu sendiri merupakan bagian dari skuad Inter Milan era Jose Mourinho yang meraih treble bersejarah pada tahun 2010.

Sumber: http://bola.kompas.com/read/2026/04/22/07271058/inter-milan-ke-final-coppa-italia-chivu-bisa-seperti-mourinho

Advertisement