Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu Kabupaten Pasuruan sejak Selasa (21/4/2026) sore hingga malam hari, memicu meluapnya dua sungai besar. Akibatnya, banjir menerjang empat desa di Kabupaten Pasuruan dan menggenangi sebagian jalur Pantura Pasuruan-Probolinggo.
Dua sungai yang dilaporkan meluap adalah Sungai Welang di Kabupaten Pasuruan dan Sungai Petung di Kota Pasuruan. Ketinggian air di lokasi banjir bervariasi, mulai dari 10 hingga 70 sentimeter, menyebabkan genangan di sejumlah perkampungan dan ruas jalan.
Dampak Banjir di Kabupaten Pasuruan
Berdasarkan pantauan, empat desa di Daerah Aliran Sungai (DAS) Welang terdampak banjir. Tiga di antaranya berada di Kecamatan Kraton, yaitu Desa Sidogiri, Tambakrejo, dan Klampisrejo. Ketinggian air di kawasan ini mencapai 10 hingga 40 sentimeter, bahkan merendam sebagian rumah warga dan jalan.
Sementara itu, di Kecamatan Pohjentrek, luapan banjir juga melanda Desa Sukorejo, khususnya di Dusun Rujak Sente. Ketinggian air di dusun tersebut dilaporkan mencapai 70 sentimeter.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menjelaskan bahwa banjir yang terjadi di wilayah pesisir Pasuruan ini merupakan dampak langsung dari curah hujan tinggi di wilayah hulu, seperti Kecamatan Purwodadi dan Tutur.
“Ketinggian air bervariasi mulai 10 hingga 40 sentimeter. Ada sebagian masuk rumah dan jalan yang tergenang banjir,” kata Sugeng Hariyadi, Selasa (21/4/2026).
Sugeng menambahkan, “Meski di jalur Pantura ini hujannya tak terlalu deras, namun wilayah hulu hujam sejak sore tadi dengan intensitas tinggi. Dampaknya air sungai meluap.”
Gangguan Lalu Lintas di Jalur Pantura
Luapan Sungai Welang juga berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di jalur Pantura Pasuruan-Probolinggo. Sebagian badan jalan tergenang air setinggi 10 hingga 20 sentimeter.
Untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas, aparat kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Pasuruan Kota terlihat berjaga di titik-titik jalan yang tergenang. Sebagian kendaraan roda empat atau lebih diarahkan untuk menggunakan akses Tol Pasuruan-Probolinggo.
Genangan di Kota Pasuruan
Di wilayah Kota Pasuruan, genangan air juga dilaporkan terjadi di Dusun Rujak Gadung, Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo. Ketinggian air di lokasi ini mencapai 60 sentimeter.
Selain itu, luapan air juga melanda area di DAS Petung, tepatnya di Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul. Genangan air tidak hanya menggenangi area perkampungan, tetapi juga merambah ke jalan raya Ir. Juanda.
“Kami terus memantau perkembangan di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk langkah penanganan. Masyarakat kami imbau tetap waspada, terutama di wilayah yang rawan genangan,” pungkas Sugeng.






