Regional

Motif Penganiayaan Nelayan hingga Tewas di Makassar Terungkap, Berawal dari Pertikaian Antaranak

Advertisement

MAKASSAR, KOMPAS.com – Motif penganiayaan yang berujung tewasnya seorang nelayan berinisial MA (37) di Pulau Kodingareng, Makassar, akhirnya terungkap. Pelaku, I (40), mengaku nekat melakukan penikaman karena dipicu oleh perselisihan yang melibatkan anak korban dan anak pelaku.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Pelabuhan Makassar, Ipda Dewa Yudha, menjelaskan bahwa akar permasalahan berawal dari adanya konflik antara kedua anak tersebut. “Jadi awal mulanya itu ada perselisihan anak korban dan anak pelaku yang sebelumnya bermasalah,” ujar Dewa.

Konflik tersebut kemudian berlanjut ke ranah orang tua. Korban, sebagai ayah, tidak terima dengan masalah yang menimpa anaknya. Ia kemudian mendatangi pelaku di Pulau Kodingareng, yang berujung pada pertikaian antara keduanya.

“Kemudian orang tuanya yang di mana si korban ini mendatangi pelaku di Pulau Kodingareng. Kemudian terjadi perselisihan antara orang tua yang di mana mereka berkelahi,” jelas Dewa.

Dalam situasi cekcok tersebut, pelaku secara spontan mengambil senjata tajam dan menyerang korban. “Kemudian terjadi penikaman yang di mana korban ini berinisial MA,” ungkapnya.

Akibat sabetan senjata tajam, korban mengalami luka parah pada bagian perut hingga organ dalamnya keluar. Kondisi korban yang bersimbah darah tak lama kemudian terekam dalam video yang beredar, menampilkan teriakan histeris keluarga korban.

Advertisement

Pelaku, I, setelah melakukan penganiayaan, memilih untuk menyerahkan diri ke Polres Pelabuhan Makassar. “Pelaku menyerahkan diri sendiri ke Polres Pelabuhan Makassar. Barang bukti saat ini, sudah diamankan di Polres Pelabuhan,” kata Dewa.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 466 ayat 3 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penganiayaan yang menyebabkan meninggal dunia, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin (20/4/2026) malam di wilayah Pulau Kodingareng, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Pihak kepolisian bergerak cepat menuju lokasi kejadian menggunakan transportasi laut, namun pelaku telah lebih dulu menyerahkan diri.

Sumber: http://makassar.kompas.com/read/2026/04/21/223826478/motif-penganiayaan-nelayan-hingga-tewas-di-makassar-terungkap-berawal-dari

Advertisement