Nasional

Kenaikan BBM Non-Subsidi, Gus Ipul: Penyaluran Bansos Tunggu Arahan Presiden

Advertisement

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul menyatakan bahwa penyaluran bantuan sosial (bansos) yang berkaitan dengan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi masih menunggu instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

“Yang jelas kami siap menindaklanjuti seluruh kebijakan dan arahan Presiden,” ujar Gus Ipul saat ditemui di kantor Kementerian Sosial, Jakarta, pada Rabu (22/4/2026).

Ia menambahkan, pihaknya bersama Wakil Menteri Sosial terus melakukan konsolidasi internal sebagai bentuk persiapan dalam melaksanakan program-program prioritas Kementerian Sosial.

Persiapan Bansos dan Tiga Mandat Presiden

“Ya, saya dan Pak Wamen terus bersiap untuk konsolidasi ke dalam. Ada tiga mandat dari Presiden kepada kami, yaitu konsolidasi data tunggal, bansos tepat sasaran, dan sekolah rakyat,” ungkap Gus Ipul.

Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan bahwa upaya penyaluran bansos yang tepat sasaran akan turut diperkuat melalui program pemberdayaan masyarakat. Tujuannya adalah untuk menjaga daya beli masyarakat serta memperkuat bantalan sosial di tengah potensi gejolak ekonomi.

Kementerian Sosial, menurutnya, telah menyiapkan berbagai skema apabila pemerintah memutuskan untuk kembali melakukan penebalan bansos, sebagaimana yang pernah diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya.

Advertisement

“Belajar dari tahun lalu, ada kebijakan Presiden untuk penebalan bansos di pertengahan tahun dan penambahan jumlah penerima manfaat. Tahun ini kita juga siap jika ada kebijakan serupa,” kata dia.

Gus Ipul menambahkan, pembahasan lebih mendalam mengenai kebijakan tersebut nantinya akan dilanjutkan di tingkat Kementerian Koordinator Perekonomian.

Digitalisasi Bansos untuk Ketepatan Sasaran

Terkait dengan digitalisasi penyaluran bansos, Gus Ipul menegaskan bahwa hal tersebut merupakan bagian integral dari upaya mewujudkan bansos yang lebih tepat sasaran. Hal ini dicapai melalui integrasi data yang komprehensif.

“Digitalisasi bansos itu bagian dari bansos tepat sasaran. Ini mandat Presiden kepada kami, termasuk konsolidasi data, bansos tepat sasaran, dan juga sekolah rakyat,” tegas Gus Ipul.

Sumber: http://nasional.kompas.com/read/2026/04/22/10240251/kenaikan-bbm-non-subsidi-gus-ipul-penyaluran-bansos-tunggu-arahan-presiden

Advertisement