Travel

Pesawat Ini Gagal Terbang akibat Terlalu Berat, 5 Penumpang Diminta Turun

Advertisement

Sebuah penerbangan Easyjet tujuan Malaga, Spanyol, pada Sabtu (11/4/2026) terpaksa mengalami penundaan keberangkatan dari Bandara Southend, Essex, Inggris, karena pesawat berjenis Airbus A319 itu dinyatakan terlalu berat untuk lepas landas. Kondisi cuaca dan panjang landasan pacu menjadi faktor penentu dalam insiden yang terjadi pada Rabu (22/4/2206) tersebut.

Kapten pesawat mengumumkan melalui pengeras suara bahwa pesawat tidak dapat lepas landas karena melampaui batas berat aman. Pihak maskapai menjelaskan bahwa pesawat tersebut melebihi “batas berat yang diizinkan dalam kondisi cuaca tertentu dan untuk landasan pacu yang pendek”. Landasan pacu utama di Bandara Southend memiliki panjang sekitar 1.800 meter, yang dinilai lebih pendek dibandingkan banyak bandara lainnya.

Secara teknis, Airbus A319 memiliki batas maksimum berat lepas landas sekitar 75,5 ton. Namun, faktor seperti cuaca dan panjang landasan pacu dapat memengaruhi batas operasional tersebut.

Tiga Opsi Bagi Penumpang

Pengumuman kapten tersebut mengejutkan para penumpang. Salah seorang penumpang, Carly Mowbray, menceritakan bahwa mereka diberi tiga opsi untuk mengatasi situasi tersebut. “Kami punya waktu 30 menit untuk memutuskan. Itu awal yang buruk untuk liburan kami,” ujarnya. Opsi yang diberikan adalah enam orang penumpang harus turun dari pesawat, penumpang meninggalkan bagasi mereka, atau penerbangan dibatalkan. Mowbray menambahkan bahwa saat kejadian, terdapat sekitar 10 kursi kosong di dalam pesawat.

Penumpang lain, Kelly Wayland, mengaku awalnya mengira pengumuman tersebut hanya lelucon. “Saya pikir kapten sedang bercanda,” katanya. Awalnya, pilot meminta enam penumpang untuk turun. Namun, akhirnya lima orang penumpang secara sukarela meninggalkan pesawat agar penerbangan dapat tetap dilanjutkan, demikian dilaporkan oleh BBC.

Advertisement

Kelima penumpang yang memilih turun tersebut mendapat tepuk tangan dari penumpang lainnya. Awak kabin bahkan menyebut situasi ini jarang terjadi.

Kompensasi dan Fasilitas Tambahan

Penerbangan ke Malaga akhirnya diberangkatkan dengan penundaan sekitar 12 menit. Pihak maskapai penerbangan Easyjet menyatakan bahwa penumpang yang turun dari pesawat telah diberikan fasilitas berupa penerbangan alternatif gratis. Selain itu, mereka juga mendapatkan transportasi menuju bandara lain, yaitu Bandara London Gatwick.

Lebih lanjut, para penumpang tersebut juga berhak atas kompensasi tambahan. Besaran kompensasi bisa mencapai sekitar 400 dollar Amerika Serikat atau setara dengan Rp 6,88 juta, tergantung pada durasi penundaan yang dialami.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2026/04/22/200248927/pesawat-ini-gagal-terbang-akibat-terlalu-berat-5-penumpang-diminta-turun

Advertisement