Cahaya

3 Kloter Perdana Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Layanan Fast Track Lancar

Advertisement

Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jemaah haji Indonesia telah tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026. Kedatangan mereka disambut dengan proses layanan yang tertib dan lancar di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA). Kloter pertama yang tiba berasal dari Embarkasi Yogyakarta (YIA) dengan 360 jemaah pada pukul 06.20 waktu Arab Saudi (WAS)..

Selanjutnya, kloter 1 Embarkasi Jakarta–Pondok Gede (JKG) yang terdiri dari 391 jemaah mendarat pada pukul 06.50 WAS. Kloter JKG ini memanfaatkan skema Makkah Route atau layanan fast track yang mempercepat proses imigrasi. Menyusul kemudian, kloter 1 Embarkasi Kualanamu (KNO) tiba pada pukul 10.00 WAS.

Para jemaah disambut hangat oleh Duta Besar RI Abdul Aziz Ahmad, Konsul Jenderal RI Jeddah Yusron B. Ambary, Wakil Ketua II PPIH Arab Saudi Budi Agung Nugroho, serta Kepala Daerah Kerja Madinah Khalilurrahman. Sambutan ini merupakan bentuk penghormatan kepada para tamu Allah dari Indonesia.

Layanan Makkah Route Percepat Proses Imigrasi

Duta Besar RI Abdul Aziz Ahmad mengapresiasi Pemerintah Arab Saudi atas dukungan dalam penerapan layanan Makkah Route. “Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Arab Saudi yang telah memungkinkan proses keimigrasian berjalan cepat melalui fast track. Ke depan, kami berharap seluruh jemaah dapat merasakan layanan ini,” ujar Abdul Aziz.

Makkah Route adalah hasil kerja sama antara Imigrasi Indonesia dan Arab Saudi. Melalui skema ini, seluruh proses keimigrasian, termasuk pemeriksaan paspor dan visa, dilakukan di bandara keberangkatan di Indonesia. Dengan demikian, jemaah tidak perlu lagi mengantre setibanya di Arab Saudi dan dapat langsung menuju bus untuk diberangkatkan ke hotel.

Akomodasi Dekat Masjid Nabawi

Untuk mendukung kenyamanan jemaah, akomodasi di Madinah diatur dengan skema satu kloter satu hotel. Pada kloter awal ini, jemaah ditempatkan di hotel kawasan sekitar Masjid Nabawi, seperti wilayah Taibah Front dan Makarem Suite yang berada di Sektor 1. Lokasi ini diharapkan memudahkan jemaah dalam menjalankan ibadah selama berada di Kota Nabi.

Jemaah dijadwalkan akan tinggal di Madinah selama kurang lebih sembilan hari sebelum melanjutkan perjalanan menuju Makkah.

Advertisement

Kedatangan Berjalan Tertib dan Lancar

Kepala Daerah Kerja Madinah Khalilurrahman memastikan bahwa seluruh proses kedatangan jemaah berjalan tanpa kendala berarti. “Alhamdulillah, seluruh kloter awal tiba dengan lancar, tertib, dan tidak ada kendala berarti. Ini menjadi awal yang baik bagi penyelenggaraan haji tahun ini,” katanya.

Khalilurrahman menambahkan bahwa kesiapan petugas di lapangan turut berkontribusi dalam kelancaran layanan, mulai dari jemaah tiba di bandara hingga menuju penginapan mereka. Para jemaah terlihat menunjukkan raut bahagia dan rasa syukur saat tiba di Madinah, menandai dimulainya rangkaian ibadah mereka.

Dukungan Maskapai untuk Mobilisasi Jemaah

Penyelenggaraan transportasi udara haji tahun 2026 ini melibatkan dua maskapai utama. Garuda Indonesia bertanggung jawab melayani 277 kloter yang membawa sekitar 102.502 jemaah dari 10 embarkasi. Sementara itu, Saudia Airlines menangani 248 kloter lainnya.

Kolaborasi kedua maskapai ini menjadi bagian penting dari upaya memastikan mobilisasi jemaah haji Indonesia berjalan lancar. Dengan kesiapan layanan yang menyeluruh, diharapkan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan khusyuk selama berada di Tanah Suci.

Sumber: http://cahaya.kompas.com/aktual/26D22175805090/3-kloter-perdana-jemaah-haji-indonesia-tiba-di-madinah-layanan-fast-track-lancar

Advertisement