Otomotif

Beijing Auto Show 2026 Pameran Otomotif Terbesar, Ini Merek Tampil

Advertisement

Beijing Auto Show 2026 dipastikan menjadi pameran otomotif terbesar di dunia tahun ini, memamerkan ribuan kendaraan dan menjadi barometer tren industri global.

Pameran dua tahunan yang digelar di China ini menempati area seluas 380.000 meter persegi, memanfaatkan perluasan venue di Capital International Exhibition Center yang terhubung dengan China International Exhibition Center (Shunyi). Skala ini menjadikannya lebih masif dibandingkan pameran otomotif terbesar di Indonesia.

Menurut laporan Carnewschina pada Selasa (21/4/2026), Beijing Auto Show 2026 menampilkan total 1.451 kendaraan. Angka tersebut mencakup 181 debut global dan China, serta 71 mobil konsep. Lebih dari 200 konferensi pers, puluhan forum industri, dan partisipasi ratusan perusahaan otomotif dari berbagai negara turut memeriahkan acara yang diprediksi akan dihadiri ratusan ribu pengunjung ini.

Acara yang berlangsung dari 24 April hingga 3 Mei 2026 ini tidak hanya menonjolkan kuantitas, tetapi juga kualitas dan tren terbaru di industri otomotif.

Tren SUV Listrik Mendominasi

Salah satu sorotan utama Beijing Auto Show 2026 adalah maraknya SUV listrik berukuran besar. Segmen ini menunjukkan pertumbuhan pesat, melonjak dari sekitar 20.000 unit per tahun menjadi lebih dari 100.000 unit secara global. Pertumbuhan ini didorong oleh perubahan preferensi pasar otomotif China yang kini lebih mengutamakan pembaruan dan peningkatan kendaraan, di mana SUV besar dianggap mampu memenuhi kebutuhan tersebut sekaligus menjaga loyalitas konsumen.

Merek China Berkembang Pesat

Kehadiran merek-merek otomotif asal China yang semakin agresif di pasar global juga menjadi daya tarik tersendiri. Beberapa merek yang sudah familiar di Indonesia, seperti BYD, Changan, GAC Aion, Jetour, Chery, dan Geely, turut memamerkan inovasi terbaru mereka, khususnya dalam ranah kendaraan listrik.

Keterlibatan merek-merek ini di dua pasar besar sekaligus, China dan Indonesia, mengindikasikan potensi kuat tren SUV listrik berukuran besar untuk memengaruhi arah pasar otomotif Tanah Air di masa depan.

Advertisement

Munculnya Merek Baru dan Pengaruh Huawei

Beijing Auto Show 2026 juga menyaksikan kemunculan beberapa merek baru yang belum pernah hadir di gelaran sebelumnya, seperti Shangjie, Aistaland, dan Yijing. Menariknya, sebagian dari merek-merek baru ini memiliki afiliasi dengan Huawei, yang terus memperluas jangkauannya di industri otomotif.

Melalui ekosistem Harmony Intelligent Mobility Alliance (HIMA), Huawei berkontribusi dalam penyediaan teknologi sistem operasi dan fitur berkendara pintar untuk berbagai model kendaraan. Peran Huawei disebut-sebut menjadi salah satu pendorong lahirnya brand-brand baru dan percepatan adopsi teknologi di industri otomotif.

Dinamika Global dan Pengaruh China

Penyelenggaraan pameran ini berlangsung di tengah dinamika global yang kompleks, termasuk isu geopolitik dan perubahan strategi elektrifikasi yang diadopsi pabrikan Barat. Namun, justru dominasi kendaraan listrik asal China semakin menguat dan mulai memberikan pengaruh signifikan terhadap pasar global.

Stefan Hartung, Ketua Bosch, bahkan menyatakan bahwa harga industri otomotif global kini semakin mengacu pada standar yang ditetapkan oleh China. Hal ini menegaskan besarnya pengaruh negara tirai bambu tersebut dalam lanskap otomotif dunia.

Dengan berbagai tren yang ditampilkan, Beijing Auto Show 2026 tidak hanya sekadar ajang pamer kendaraan, tetapi juga menjadi cerminan arah perkembangan industri otomotif global di masa mendatang.

Sumber: http://otomotif.kompas.com/read/2026/04/21/170100815/beijing-auto-show-2026-pameran-otomotif-terbesar-ini-merek-tampil

Advertisement