Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memaparkan bahwa penanganan banjir di kawasan Bandung Raya memerlukan alokasi lahan seluas 1.000 hektare untuk pembangunan sejumlah danau. Anggaran yang diperkirakan untuk mewujudkan proyek ini mencapai Rp 7 triliun.
“Hitungan untuk penanganan banjir itu, diperlukan 1.000 hektare itu ya. Bandung Raya itu, untuk membuat danau-danau. Nilainya dulu, Rp 7 triliun. Jadi, kalau ingin bebas banjir, ya pakai alokasi itu,” ujar Dedi saat ditemui di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (22/4/2026).
Dedi merinci, angka Rp 7 triliun tersebut baru mencakup biaya pembebasan lahan berdasarkan harga lama. Biaya konstruksi pembangunan danau belum termasuk dalam estimasi tersebut. Ia menekankan pentingnya kebutuhan lahan dan dana ini demi mewujudkan Bandung Raya yang bebas dari banjir.
Perlunya Diskusi Sumber Pendanaan
Mantan Bupati Purwakarta ini mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah daerah di wilayah Bandung Raya untuk segera membahas sumber pendanaan yang dibutuhkan. Daerah-daerah yang dimaksud meliputi Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat.
“Dari sekarang harus dibicarakan. Rp 7 triliun nanti kita dapat dari mana, kalau ingin bebas banjir,” tegas Dedi.
Ia menilai, pembangunan danau menjadi solusi krusial untuk mengatasi persoalan banjir yang telah lama melanda kawasan Bandung Raya.






