Sebuah video yang beredar di media sosial mengklaim mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, mempromosikan sebuah platform investasi dengan janji keuntungan fantastis Rp 5 juta per hari. Namun, penelusuran mendalam oleh Tim Cek Fakta Kompas.com mengungkap bahwa narasi tersebut adalah hoaks yang dibuat menggunakan teknologi artificial intelligence (AI).
Video manipulatif ini salah satunya dibagikan melalui akun Facebook, menampilkan Sandiaga Uno yang seolah-olah mempromosikan sebuah platform investasi. Dalam narasi yang menyertainya, disebutkan bahwa untuk dapat berinvestasi melalui platform tersebut, masyarakat diminta untuk mentransfer dana sebesar Rp 4,3 juta. Video tersebut juga diklaim ditayangkan oleh media Detik.com.
Penelusuran Mendalam Mengungkap Kebohongan
Tim Cek Fakta Kompas.com segera melakukan verifikasi terhadap klaim yang beredar. Pencarian di kanal YouTube dan berbagai platform media sosial resmi Detik.com tidak membuahkan hasil; tidak ada konten yang menampilkan Sandiaga Uno mempromosikan platform investasi dengan iming-iming keuntungan Rp 5 juta per hari.
Selanjutnya, tim melakukan analisis teknis terhadap video tersebut. Dengan menggunakan Google Lens, tangkapan layar dari video yang beredar ditelusuri. Hasil penelusuran mengarahkan pada sebuah unggahan di kanal YouTube Bahana Sekuritas. Dalam video orisinal tersebut, Sandiaga Uno terlihat tengah bercerita mengenai aktivitasnya sebagai seorang pengusaha dan berbagi pandangannya tentang pentingnya investasi dalam kehidupan.
Setelah dilakukan pemeriksaan visual yang lebih saksama, tidak ditemukan adanya pernyataan dari Sandiaga Uno dalam video tersebut yang secara eksplisit mempromosikan platform investasi mana pun, apalagi dengan klaim keuntungan Rp 5 juta per hari.
Suara Sandiaga Uno Dihasilkan oleh AI
Aspek krusial yang menguatkan dugaan manipulasi adalah analisis suara dalam video tersebut. Dengan memanfaatkan alat verifikasi suara seperti Hive Moderation, suara Sandiaga Uno dalam video promosi investasi tersebut terdeteksi sebagai hasil rekayasa kecerdasan buatan. Tingkat probabilitas suara Sandiaga Uno dihasilkan oleh AI generatif mencapai 99,2 persen, sebuah angka yang sangat tinggi dan menunjukkan ketidakotentikan.
Kesimpulan: Manipulasi AI dan Hoaks Finansial
Berdasarkan seluruh temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa video yang beredar dan mengklaim Sandiaga Uno mempromosikan platform investasi dengan keuntungan Rp 5 juta per hari adalah hasil manipulasi digital. Suara Sandiaga Uno dalam video tersebut telah direkayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Video aslinya, yang justru menampilkan Sandiaga Uno berbicara tentang pengalamannya sebagai pengusaha, telah diedit dan dibumbui narasi palsu untuk tujuan penipuan.
![[HOAKS] Sandiaga Uno Promosikan Platform Ivenstasi, Keuntungan Rp 5 Juta Per Hari [HOAKS] Sandiaga Uno Promosikan Platform Ivenstasi, Keuntungan Rp 5 Juta Per Hari](https://www.harianlampung.co.id/wp-content/uploads/2026/04/680e10c31645b.jpg)

![[HOAKS] Pentagon Sebut Ali Khamenei Masih Hidup pada April 2026 [HOAKS] Pentagon Sebut Ali Khamenei Masih Hidup pada April 2026](https://www.harianlampung.co.id/wp-content/uploads/2026/04/69a35d38a1733-768x512.jpg)
![[KLARIFIKASI] Video Gempa di Jepang pada 2024, Bukan 20 April 2026 [KLARIFIKASI] Video Gempa di Jepang pada 2024, Bukan 20 April 2026](https://www.harianlampung.co.id/wp-content/uploads/2026/04/693b9309a9106-768x512.jpg)
![[KLARIFIKASI] Video Tentara Israel Minta Dievakuasi Merupakan Rekayasa AI [KLARIFIKASI] Video Tentara Israel Minta Dievakuasi Merupakan Rekayasa AI](https://www.harianlampung.co.id/wp-content/uploads/2026/04/60d9c94a9f7d9-768x512.jpg)
![[HOAKS] Kabar SBY Masuk Rumah Sakit pada 21 April 2026 [HOAKS] Kabar SBY Masuk Rumah Sakit pada 21 April 2026](https://www.harianlampung.co.id/wp-content/uploads/2026/04/68c3de6aa2373-768x512.jpg)