Pep Guardiola menegaskan Manchester City tidak boleh kehilangan satu poin pun jelang lawatan mereka ke markas Burnley di Stadion Turf Moor pada Kamis (23/4/2026) dini hari WIB. Kemenangan menjadi harga mati demi menjaga asa merebut puncak klasemen Liga Inggris 2025-2026 dari tangan Arsenal.
Manchester City saat ini tertinggal tiga poin dari Arsenal yang masih kokoh di puncak. Guardiola memuji konsistensi tim Meriam London sepanjang musim ini.
“(Arsenal bertahan di puncak selama 200 hari) itu menunjukkan betapa bagusnya mereka, betapa konsistennya mereka,” ujar Guardiola, dikutip dari situs resmi klub. “Ini adalah permainan untuk mencoba mendapatkan poin yang sama dengan mereka.”
Pantang Tergelincir
Pelatih asal Spanyol itu menekankan bahwa tergelincir di sisa kompetisi akan sangat merugikan. Ia mengibaratkan perjuangan timnya saat ini serupa dengan persaingan musim-musim sebelumnya melawan Arsenal dan Liverpool.
“Seperti yang pernah kami lakukan dengan Arsenal dan Liverpool di masa lalu, kedua tim tahu bahwa kami tidak boleh kehilangan poin atau kalah, karena akan sulit untuk bangkit kembali,” tegas Guardiola. “Jadwalnya sangat padat. Benar-benar sulit.”
Guardiola mengakui tantangan musim ini terasa lebih berat, terutama dari sisi fisik pemain yang mulai terpengaruh oleh padatnya jadwal.
“Lebih sulit, terutama secara fisik setelah apa yang terjadi pasca Arsenal,” akunya. “Kami akan bertandang ke Burnley dan harus tampil sesuai dengan level yang seharusnya. Kami akan memenangkan pertandingan karena itulah yang kami butuhkan.”
Tetap Percaya Diri Meski Tanpa Rodri dan Bernardo
Kabar kurang sedap datang dari lini tengah Manchester City. Guardiola dipastikan tidak akan diperkuat duo andalannya, Rodri dan Bernardo Silva, yang mengalami cedera.
Kehilangan kedua pemain tersebut tentu menjadi pukulan bagi City, mengingat peran krusial mereka di sektor sentral.
“Pertandingan-pertandingan terakhir sangat penting – keduanya memiliki pengalaman, kepribadian, dan merupakan pemain yang dapat melakukan penetrasi ke samping, kiri, kanan,” kata Guardiola merujuk pada Rodri dan Bernardo. “Mereka bukan lagi pemain muda, mereka berpengalaman dalam jenis permainan ini dan tahu bagaimana cara bermainnya.”
Namun, Guardiola enggan larut dalam kekecewaan. Ia mengingatkan kembali bagaimana timnya mampu tetap berprestasi meski tanpa Rodri dalam periode yang cukup lama.
“Mereka luar biasa, tetapi bukan hanya pertandingan (terakhir) ini. Kita tidak boleh lupa bahwa sudah 16 bulan tanpa Rodri. Kesuksesan bergantung pada pemain yang kita miliki,” tuturnya.
“Semuanya lebih konsisten tahun ini. Kami memiliki pemain luar biasa dalam diri Mateo Kovacic yang baru absen satu tahun dan Nico Gonzalez banyak membantu kami di saat Rodri absen sehingga kami bisa berada di posisi sekarang,” imbuh Guardiola.






